10 Tanda-Tanda Keguguran dan Cara Mencegahnya, Bumil Wajib Tahu!

  • Whatsapp
banner 468x60


Keguguran merupakan mimpi buruk semua ibu hamil. Ada berbagai faktor penyebab keguguran. Ciri-ciri atau tanda-tanda keguguran pun bisa muncul sewaktu-waktu sehingga harus diwaspadai.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Keguguran adalah gagalnya kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu. Meski bukan termasuk hal yang menyenangkan, tetapi nyatanya satu dari 6 wanita di seluruh dunia mengalami keguguran. Bahkan terkadang, ibu mengalami keguguran sebelum ia tahu dirinya sedang hamil.

Agar bisa dicegah, yuk, simak beberapa tanda dan penyebab keguguran yang perlu diwaspadai berikut ini!

Artikel terkait: Ini Bedanya Darah Haid dan Darah Keguguran, Perlu Tahu Agar Tak Keliru

Apa Penyebab Keguguran?

tanda-tanda keguguran Penyebab dan tanda-tanda keguguran yang harus Anda waspadai.

Biasanya, keguguran terjadi akibat sel telur yang telah dibuahi, tidak bisa berkembang secara alami di dalam rahim. Kondisi ibu yang tidak siap dengan perubahan hormonal selama trimester pertama dan kedua juga bisa menjadi penyebab keguguran. Gaya hidup, pola makan, juga infeksi penyakit tertentu juga bisa mengakibatkan keguguran.

Ketika keguguran terjadi, janin yang masih ada di rahim harus segera dikeluarkan. Jika tidak, bisa berubah menjadi racun dan berbahaya bagi tubuh ibu. Serta menghambat proses kehamilan selanjutnya.

Dr. Neema Sharma, seorang OB/GYN dan konsultan senior di RS Fortis, Delhi, India mengatakan bahwa keguguran umum terjadi pada wanita yang hamil di atas usia 30 tahun.

“Bagi wanita yang berusia di bawah 30 tahun, kemungkinan keguguran hanya 1 dari 10 kehamilan. Pada wanita berusia 35-39 tahun, angka keguguran meningkat jadi 2 dari 10 kehamilan. Sedangkan pada wanita di atas 45 tahun, lebih dari 50% kehamilan bisa berujung keguguran,” paparnya.

Artikel terkait: Penelitian Mengungkapkan Usia Terbaik untuk Hamil Bagi Perempuan

Tanda-Tanda Keguguran yang Harus Bunda Waspadai

tanda-tanda keguguran Tanda-tanda keguguran yang harus diwaspadai oleh ibu hamil.

Berikut beberapa ciri atau tanda keguguran yang perlu Bunda waspadai, yakni: 

1. Kram atau Rasa Sakit di Bagian Pelvis

“Rasa sakit di bagian ini mirip dengan kram saat menstruasi,” kata Dr. Sharma.

Dia menyarankan jika ibu hamil mengalami hal ini, segera memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika ada flek, atau darah yang keluar, yang merupakan salah satu tanda keguguran.

2. Perdarahan

Perdarahan di bagian vagina merupakan salah satu  tanda keguguran. Bila Anda menyadari ada cairan keluar dari vagina berwarna cokelat, atau merah terang, segeralah menghubungi dokter. Beberapa wanita juga mengalami perdarahan hebat saat terindikasi mengalami keguguran.

Namun, sebelum Anda panik berlebihan, timbulnya flek atau cairan berwarna merah terang pada 12 minggu pertama kehamilan merupakan hal normal. Bila Anda khawatir, periksakan diri saja ke dokter untuk memastikan kondisi ini.

3. Sakit di Bagian Bawah Perut

Bila Anda mengalami sakit yang menusuk di bagian bawah perut, bisa jadi ini tanda keguguran. Namun, tidak semua sakit perut yang Anda alami menandakan keguguran. Rasa tidak nyaman atau perut terkesan kencang, juga disebabkan oleh janin yang sedang tumbuh.

Otot perut Anda akan meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan janin di dalam rahim. Tetapi jika rasa sakit hanya dirasakan di satu sisi, sebaiknya konsultasi ke dokter kandungan.

4. Rasa Mual dan Muntah Menurun

Menurunnya tanda-tanda kehamilan, seperti mual dan muntah bisa menjadi salah satu tanda Anda mengalami keguguran. Bila gejala kehamilan berkurang di awal masa-masa kehamilan, Anda berisiko mengalami keguguran.

Namun, ada pula beberapa perempuan yang sama sekali tidak mengalami gejala mual dan muntah selama kehamilan. Sebaiknya dikonsultasikan ke dokter kandungan untuk memastikan gejala ini ya, Bun.

5. Tidak Gerakan Janin Semakin Berkurang atau Tidak Ada

Menghitung tendangan bayi dalam kandungan merupakan hal penting. Hal ini karena, gerakan bayi di dalam kandungan berhubungan dengan pertumbuhan janin. Hal ini juga mengindikasi bahwa kehamilan berjalan lancar dan sehat.

Umumnya, gerakan bayi sendiri akan terasa pada minggu ke-16 dan minggu ke-15. Gerakan janin yang terasa di masa kehamilan sebelum 16 minggu juga dianggap normal, sehingga tidak perlu khawatir.

Di atas usia 24 minggu, frekuensi tendangan bayi akan meningkat. Karenanya, jika Anda merasa tiba-tiba bayi tidak menendang ketika akan memasuki trimester ketiga, Anda harus segera menghubungi dokter kandungan. Hal ini bisa saja menjadi tanda atau gejala stillbirth atau bayi meninggal di dalam kandungan.

6. Nyeri Punggung

Melansir laman American Pregnancy, nyeri punggung yang sebenarnya wajar terjadi selama kehamilan ini bisa saja menjadi tanda keguguran. Untuk membedakan mana nyeri punggung normal dan tidak, biasanya rasa nyeri ketika menandakan terjadinya keguguran cenderung lebih parah. 

Nyeri punggung tanda keguguran bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Tak hanya rasa sakit, kondisi ini juga biasanya disertai dengan keluarnya darah dari vagina. 

7. Keluar Cairan dari Vagina

Melansir Alodokter, darah menggumpal dan janin yang masih berupa jaringan bisa saja keluar dari vagina. Maka, jika ada jaringan yang keluar dari vagina, Bunda dianjurkan untuk meletakkannya dalam wadah bersih lalu konsultasikan ke dokter untuk dianalisis lebih lanjut.

8. Demam atau Lelah Berlebihan

Demam juga bisa menjadi tanda keguguran apabila disertai dengan ciri-ciri lain yang telah disebutkan seperti perdarahan, nyeri perut, hingga gerakan janin berkurang. Oleh karena itu, jika Bunda mengalami demam dan gejala lain, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lanjutan dengan dokter, ya. 

Artikel terkait: Jangan sepelekan bayi tidak menendang dalam kandungan trimester ketiga

9. Nyeri Pinggang Terus Menerus

Mengalami nyeri perut atau bagian tubuh  lain seperti punggu dan pinggang saat hamil memang biasa, tapi hati-hati jika dirasakan secara terus menerus. Nyeri pinggang yang dirasakan lebih berat daripada nyeri haid dapat menjadi tanda rongga panggul sedang meregang dan bersiap melepaskan janin ke luar rahim.

10. Keluarnya Gumpalan Darah dari Jalan Lahir, Salah SatuTanda-tanda Keguguran

Jika  Bunda menemukan gumpalan menyerupai daging berlendir, hati-hati karena ini jadi ini tanda-tanda keguguran. Segera periksa ke dokter untuk membantu menyelamatkan janin.

5 Tips atau Cara Mencegah Keguguran

tanda-tanda keguguran Tanda-tanda keguguran bisa dicegah dengan mengurangi faktor risikonya.

Mencegah keguguran tentunya dengan cara menghindari faktor penyebab keguguran. Bahkan sejak awal perencanaan kehamilan, sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko keguguran.

Berikut adalah hal-hal yang harus Anda lakukan untuk mencegah keguguran:

  • Tidak merokok saat hamil. Ayah juga tidak boleh merokok di dekat istri yang sedang hamil
  • Hindari alkohol selama hamil
  • Konsumsi makanan sehat dan seimbang. Pastikan asupan buah dan sayur selalu ada setiap hari
  • Hindari faktor infeksi penyakit yang bisa menyebabkan keguguran seperti rubella. Salah satu caranya adalah dengan vaksin.
  • Jangan melakukan olahraga berlebihan, konsultasi dengan dokter sebelum melakukan olahraga apapun

Itulah beberapa tanda-tanda keguguran yang perlu Bunda ketahui beserta cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

***

Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

id.theasianparent.com/faktor-genetika-dan-lingkungan-penyebab-keguguran

id.theasianparent.com/keguguran-tanpa-kuret

id.theasianparent.com/6-penyebab-keguguran-berulang

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *