65% Sebaran BTS 4G di Papua Ternyata Belum Sentuh Wilayah Mimika

  • Whatsapp


Jakarta, Selular.ID – 65 % base transceiver station (BTS) atau stasiun pemancar jaringan telekomunikasi akan berdiri kokoh diseluruh wilayah Papua, khususnya di lokasi Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) Bumi Cendrawasih.

Bacaan Lainnya

Hanya saja dari sebaran BTS 3T yang merupakan bagian program percepatan transformasi digital Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika itu, wilayah Mimika, Papua ternyata belum sama sekali tersentuh.

Disela acara Indonesia Smart City Confrence di ICE BSD, Serpong, Tangerang, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob menceritakan kepada Selular, bahwa perjuangan untuk mendapatkan bantuan BAKTI untuk menghadirkan jaringan 4G hingga ke pedalaman Mimika merupakan harapan besar.

Baca juga: Resmikan Jaringan 4G Tersedia di Desa Papua, ZTE-IBS Siap Rampungkan 1811 BTS Hingga Akhir 2021

“Kita tidak dapat bantuan BAKTI, kita sedang berjuang untuk mencari tahu kenapa kita belum dapat. Padahal sebelumnya kita sudah pernah mengusulkan, dan cukup banyak titik, sekitar 150 titik lebih tepatnya. Di kota sendiri kita memang sudah 4G, tapi di pedalaman susah,” jelas Johannes, Selasa (14/12).

Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa Mimika memiliki 18 distrik (kecamatan), dan 6 diantaranya sudah memiliki infrastruktur dasar, seperti jalur darat, dan listrik.

“Sedangkan sisanya di pedalaman listrik sedang kita benahi. Memang masalah kami itu ada pada faktor topografi dan geografi. Harapan kita sebenarnya, intinya kita mau jaringan telekomunikasi kita terpenuhi di wilayah kita, sistemnya terhubung ke semua tempat, baik itu kita bekerja sama dengan Telkomsel kah, atau operator provider lain, dan kita ingin BAKTI pun bantuan kita juga,” cetus Johannes.

Baca juga: Pembangunan BTS di Wilayah 3T Usung Skema Pinjam Pakai Lahan

Namun perjuangan untuk mendapat bantuan dari BAKTI hadirkan BTS 4G di wilayah pedalaman Mimika, nyatanya tak kunjung hadir. Meskipun proses permintaanya sudah hampir memasuki 2 tahun lamannya.

“Kita sudah mengajukan ini sampai DPR juga, sudah hampir 2 tahun perjuangan kita untuk mendapat bantuan BAKTI.  Kita sudah ajukan, tapi kenapa mereka kasi daerah-daerah lain, di Papua itu paling banyak (pembangunan BTS 4G) tapi kenapa di Mimika tidak satu pun hadir, dan belum ada jawaban sama sekali,” tegasnya kembali.

Kendati demikian perjuangan untuk memperoleh sentuhan pembangunan infrastruktur 4G BAKTI akan tetap berlanjut, Wabup Mimika itu akan mengelar koordinasi kembali di 2022 dengan BAKTI Kominfo.

“Sekarang dibeberapa tempat kita sudah 4G, tapi di atas Bukit sana sudah mati total, target kami Mimika di 2022 sudah memiliki jaringan 4G terhubung ke di seluruh wilayah Mimika,” tandasnya.

Baca juga: BTS 4G di Wilayah 3T Papua Usung Green Energy

Sekedar tambahan, BAKTI Kominfo sebelumnya menyatakan, total pembangunan infrastruktur BTS 4G di Papua secara keseluruhan berjumlah 5.204 selama tahun 2021 dan 2022.

Dan jumlah 5.204 lokasi BTS 4G di Papua itu melengkapi ratusan BTS yang telah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya. Yang dimana pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2020 di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat telah dibangun sebanyak 437 lokasi. Terdiri dari 224 lokasi BTS di Papua Barat dan 213 lokasi BTS di Provinsi Papua.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *