Aktivitas Kembali Normal, Pengguna KRL Meningkat Namun Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Pengguna KRL Senin Pagi Turun 20 Persen Dibanding Pekan Lalu
banner 468x60


Bacaan Lainnya
banner 300250

Jakarta, Bumntrack.co.id – Aktivitas warga yang menggunakan KRL pada Senin (24/5) pagi ini terpantau kembali normal setelah pada masa libur Idul Fitri dan pekan lalu belum sepenuhnya beraktivitas. Sejumlah stasiun tercatat mengalami peningkatan pengguna namun tetap lancar, kondusif, dan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Hingga pukul 09.00 WIB pengguna di seluruh stasiun mencapai 163.514 orang atau meningkat sekitar 27% dibanding waktu yang sama pekan lalu yaitu 127.935 orang,” kata VP CorSec KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Senin (24/5).

Adapun stasiun yang mencatat kenaikan jumlah pengguna antara lain Stasiun Bogor (12.766 pengguna, naik 15% dibanding pekan lalu di waktu yang sama), Stasiun Bekasi (9.277 pengguna, naik 15%), Stasiun Tangerang (4.889 pengguna, naik 25%), dan Stasiun Sudimara (5.033 pengguna, naik 41%). Pada hari kerja pekan lalu atau Senin-Jumat (17-21/5), rata-rata harian pengguna KRL mencapai 448.546 orang dan di akhir pekan atau Sabtu-Minggu (22-23/5) rata-rata harian pengguna sebanyak 352.073 orang.

Khusus di Stasiun Bogor, KAI Commuter akan melakukan penataan pedestrian di sisi barat stasiun atau Jl. Mayor Oking. Untuk sementara bagi pejalan kaki yang akan masuk dan keluar stasiun dialihkan melalui pintu gerbang parkir mobil dan motor atau dapat juga melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Setiap harinya layanan KRL Jabodetabek beroperasi mulai pukul 04.00-22.00 WIB, dengan 984 perjalanan KRL per hari. Dengan normalisasi frekuensi perjalanan dan jam operasional ini KAI Commuter berharap para pengguna dapat merencanakan perjalanannya dengan baik untuk terhindar dari potensi kepadatan di stasiun maupun di dalam kereta, serta tidak memaksakan diri untuk naik ke kereta yang telah penuh.

“KAI Commuter juga tetap konsisten menegakkan protokol kesehatan terutama menjaga jarak, dengan sistem penyekatan pengguna pada jam-jam sibuk. Selain pengaturan jaga jarak, KAI Commuter juga mengajak para pengguna KRL untuk tetap menerapkan protokol kesehatan lainnya, seperti memakai masker dan mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL dengan memanfaatkan wastafel tambahan yang tersedia di Stasiun,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *