Arab Saudi Rilis Foto Hajar Aswad Pertama Kalinya, Intip Potret, Sejarah, dan Keistimewaannya

  • Whatsapp
Arab Saudi Rilis Foto Hajar Aswad Pertama Kalinya, Intip Potret, Sejarah, dan Keistimewaannya


Pemerintah negara Arab Saudi belum lama ini merilis sejumlah foto Hajar Aswad terbaru atau juga yang dikenal dengan sebutan Black Stone. Untuk pertamakalinya, batu yang ada di Ka’bah, Masjidil Haram, Mekah ini pun dipublikasikan di akun pemerintahan @reasahalharmain.

Bacaan Lainnya

Foto Hajar Aswad sendiri dipotret menggunakan resolusi tinggi untuk melihat detail. Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi-lah yang merilis foto close-up batu tersebut.

Arab Saudi Rilis Foto Hajar Aswad

Foto diambil dengan teknologi Fox Stack Panorama. Potretnya diambil dari berbagai tingkat kejelasan berbeda sehingga menghasilkan gambar yang berkualitas baik, akurat, beresolusi tinggi.

Proses pengambilan foto memang cukup rumit. Untuk memotret Hajar Aswad tersebut dibutuhkan waktu selama tujuh jam lamanya dengan pengambilan 1.050 gambar. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan resolusi 49.000 Megapixel.

Setelahnya, proses editing pun tak kalah memakan waktu. Gambar-gambar itu baru selesai diedit setelah melalui proses 50 jam lamanya.

Dalam potret terlihat batu bersejarah yang nampak berwarna kemerah-merahan. Batu tersebut berdiameter 30 cm dan dikelilingi bingkai perak murni untuk mengawetkan.

Artikel Terkait: 6 Tips dan Pengalaman Mengajarkan Anak Puasa Ramadan ala Keluarga Kami

Sejarah Hajar Aswad

Hajar Aswad sendiri adalah batu yang terletak di sudut bagiah tenggara Ka’bah. Umat Muslim memercayai batu itu berasal dari surga dan menjadi titik awal serta akhir melakukan tawaf.

Menilik sejarahnya, Hajar Aswad adalah batu yang menjadi pondasi Ka’bah. Sebab, Ka’bah untuk pertamakalinya dibangun atas perintah Allah pada Nabi Ibrahim AS. Saat itu, Hajar Aswad diturunkan kepada Nabi Ismail, sang anak, oleh Malaikat Jibril.

Nabi Ibrahim kala itu merasa tertarik pada Hajar Aswad. Beliau menciumnya berulang kali.

Saat akan menempatkan batu tersebut, Nabi Ibrahim dan Ismail sama-sama menggendong sambil mengelilingi Ka’bah atau tawaf. Hal ini dilakukannya sebanyak tujuh putaran. Batu tersebut pun akhirnya diletakkan pada salah satu sisi Ka’bah oleh Nabi Ibrahim.

Hajar Aswad Mulanya Berwarna Putih

Arab Saudi Rilis Foto Hajar Aswad Pertama Kalinya, Intip Potret, Sejarah, dan Keistimewaannya

Meski dinamakan batu hitam, diyakini Hajar Aswad mulanya memiliki warna putih terang. Perlahan, batu tersebut berubah warna menjdi leih legam karena dosa-dosa manusia. Hal ini pun seperti yang dijelaskan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « نَزَلَ الْحَجَرُ الأَسْوَدُ مِنَ الْجَنَّةِ وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِى آدَمَ

“Hajar aswad turun dari surga padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”.

Artikel Terkait: “Setelah umroh, cintaku pada suami meningkat sejuta kali lipat!” Pengakuan seorang istri

Keistimewaan Hajar Aswad

Berasal dari surga Allah, Hajar Aswad memiliki beberapa keistimewaan. Pertama, Hajar Aswad adalah batu yang posisinya paling mulia di bumi. Letaknya berada di Ka’bah yang pertama dibangun oleh Nabi Ibrahim AS.

Kedua, batu ini pun akan menjadi saksi di hari kiamat. Sebagaimana hadits sabda Rasulullah SAW dari keterangan dari Ibnu Abbas R.A.

“Demi Allah, Allah akan mengutus batu tersebut pada hari kiamat dan ia memiliki dua mata yang bisa melihat, memiliki lisan yang bisa berbicara, dan akan menjadi saksi bagi siapa yang benar-benar menyentuhnya.”

Artikel Terkait: Babysitter dibayari umroh anak yang diasuhnya: “Nanti di sana kamu saya doakan…”

Pelaksanaan Umrah dari Pemerintah Arab Saudi

Arab Saudi Rilis Foto Hajar Aswad Pertama Kalinya, Intip Potret, Sejarah, dan Keistimewaannya

Dalam rilis lain, Saudi juga mengumumkan akan mengizinkan warganya untuk melakukan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram. Syaratnya, warganya tersebut harus melakukan vaksin virus Corona.

Ada tiga kategori yang dianggap telah melakukan vaksin dan diperbolehkan melaksanakan umrah serta shalat, di antaranya:

  • Seseorang yang telah menerima dua dosis vaksin
  • Orang yang mendapatkan dosis tunggal setidaknya 14 hari sebelum umrah
  • Seseorang yang telah sembuh dari infeksi Covid-19.

Pemerintah setempat juga mengizinkan sebanyak 50 ribu Jemaah umrah selama Ramadhan tahun ini. Ia jiga mengizinkan 100 ribu Jemaah di luar ibadah umrah untuk shalat di Masjidil Haram, Mekah.

Itulah foto Hajar Aswad, fakta menarik, sejarah, dan keistimewaannya. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

****

Baca Juga:

Syarat Terbaru Umroh 2021, Lansia di Atas 70 Tahun Tak Diberi Izin

Siti Nurhaliza ceritakan pengalaman pertama umroh bersama balita, ini tipsnya

Umroh saat sedang hamil dan membawa anak, istri Ricky Harun bagikan tipsnya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *