Bangun Bisnis Cepat Modal Minim, Simak 4 Jenis Crowdfunding Ini!


Dalam menjalankan sebuah bisnis baik itu usaha baru, startup ataupun usaha lainnya pasti membutuhkan modal dalam keuangan/pendanaan untuk bersama. Pendanaan itu bisa dicapai dengan penggalangan dana. Seperti apa?

penggalangan dana atau biasa dikenal dengan urun dana merupakan proses pengumpulan dana dengan cara mengumpulkan atau menanamkan dana dalam mencapai tujuan bersama.

 

Jenis penggalangan dana

Berikut adalah beberapa jenis penggalangan dana Apa yang perlu Anda ketahui.

1. Ekuitas Penggalangan dana

Ini adalah kegiatan urun/menggalang dana dengan cara menawarkan saham kepada investor. Biasanya dilakukan untuk bisnis menengah, startup dan lainnya.

Dalam praktiknya investor akan membeli saham perusahaan, kemudian perusahaan akan mengembalikan investasi sesuai dengan kesepakatan yang ditentukan sebelumnya.

Jenis penggalangan dana ini sama halnya seperti investasi saham, yang akan membagikan laba bisnis sesuai porsi dana yang diberikan oleh masing-masing investor.

Baca Juga: Start Up Fintech Crowdfunding: Sebagai Alternatif Membantu UMKM di Tengah Pandemi, Ladang Cuan (Lain) untuk Para Investor?

 

2. Donasi penggalangan dana

Ini mengumpulkan dana menggunakan sistem donasi atau tujuan untuk sosial kemanusiaan seperti pemberian bantuan bencana, pembangunan panti sosial, orang sakit yang tidak mampu, dan berbagai keperluan lain.

Beberapa platform telah menyediakan program atau produk yang bertujuan mengumpulkan dana yang sesuai taret dan batas waktu yang ditentukan untuk keperluan sosial.

Apabila untuk bisnis, perlu memberitahukan terkait dengan manfaat untuk banyak orang tidak hanya orientasi profit tetapi juga bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

3. Hadiah penggalangan dana

Kegiatam pengumpulan dana dengan memberikan hadiah/reward kepada pemberi dana seperti adanya penawaran mulai dari promo, potongan harga, layanan keanggotaan eksklusif, layanan gratis uji coba, produk pra-rilis, marchandise dan sebagainya.

Berbeda dengan Equity crowdfunding yang seperti saham, reward crowdfunding berupa hadiah. Sistem ini biasanya cocok bagi pembisnis kecil atau startup yang baru merintis.

Strategi penggalangan dana level reward ini dapat menarik investor untuk semakin semangat memberikan dana lebih besar lagi.

 

4. Hutang penggalangan dana

Ini adalah proses pengumpulan dana yang mana pencari pinjaman atau pemilik usaha akan mendapatkan pinjaman/dana melalui platform.

Setelah mendapatkan keuntungan, peminjam yang memiliki usaha/bisnis akan mengembalikan ke pemberi pinjaman berupa insentif yang dipinjamnya beserta bunganya, biasanya pengumpulan dana bersifat sosial.

Baca Juga: Mengenal Equity Crowdfunding, Investasi Wajib Untuk Millenial Agar Memperoleh Dividen

Masyarakat dapat memanfaatkan sistem penggalangan dana ini dengan langkah awal membuat proposal usaha yang menjelaskan secara runtut, rinci usaha atau bisnis yang akan dirintis.

Lalu melakukan pendaftaran pada platform penggalangan dana yang sudah terpercaya oleh pemerintah dan memiliki regulasi yang benar.

Jangan lupa pantau terus, jika ada investor yang ingin bertanya terkait dengan usaha atau bisnis yang ditawarkan kamu bisa segera menjawabnya agar pemilik modal tertarik berinvestasi.

Itulah beberapa jenis dan cara untuk mendapatkan dana dengan sistem penggalangan dana. Be-emers tertarik?

Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Suara-Pembaruan.com dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *