Berbagi Cerita Dalam Seni Melalui #tukerantete

  • Whatsapp
Berbagi Cerita Dalam Seni Melalui #tukerantete


#tukerantete adalah forum kesenian non-profit berbasis komunitas, yang diinisiasikan oleh Selphie Bong, dimana perempuan dengan pikiran terbuka bisa berkumpul dan berbagi cerita yang dapat saling menguatkan dengan saling berbagi karya seni (art exchange). Tujuan utama #Tukerantete adalah untuk membangun kesadaran positif pada masyarakat luas bahwa setiap cerita perempuan berharga, semua bagian tubuh perempuan itu baik, tanpa perlu menghakimi atau menganggapnya sebagai hal yang tabu.

Bacaan Lainnya

Pada tahun 2015, Selphie mengalami permasalahan dugaan malpraktek. Tahun ke tahun permasalahannya banyak terbantu dari orang yang tidak ia kenal. Permasalahan dalam waktu 5 tahun hampir selesai dengan solusi yang diberikan orang yang tepat dengan bertukar cerita. Dari sini, Selphie menyadari ‘the power of sharing your story to the right person’ berbagi cerita dengan orang yang tepat. Di saat bersamaan, seorang sahabat Selphie mengirimkan pot berbentuk payudara dan mereka mulai bertukar kesenian berbentuk payudara. Dari sinilah Selphie terinspirasi untuk memulai forum #tukerantete.

“Dari pengalaman, saya menyadari bahwa di dalam kehidupan kamu tidak perlu menjadi selalu kuat. Jangan takut untuk meminta pertolongan, karena di luar sana, ada orang lain yang bisa menolong kita. Delapan puluh persen orang-orang yang membantu saya adalah orang-orang yang belum saya kenal sebelumnya, seperti Bapak Hotman Paris dan tim, para relawan, aktivis, yang semua dimulai dari strangers. Mereka tidak bisa membantu kita kalau kita tidak menceritakan kisah yang kita alami,” jelas Selphie Bong.

Selphie Bong menambahkan, “Saya terinspirasi menjadikan ini sebuah project untuk membangun awareness ke sesama kaum perempuan. Project ini merupakan project kesenian pertama saya yang akan mengikutsertakan semua perempuan, yang bahkan kita tidak kenal, dengan harapan bisa memberikan impact persatuan antar satu sama lain, dengan saling berbagi dan mendukung sesama perempuan yang sedang sakit, lemah, kehilangan rasa percaya diri, atau sedang membutuhkan motivasi. Melalui seni dan rupa.”

#tukerantete menjalankan kampanye pertamanya yang telah aktif berjalan sejak bulan Februari 2021. #tukerantete Art Exchange 2021 mengundang semua seniman perempuan atau transpuan untuk dapat bergabung mengumpulkan karya seni yang nantinya akan dipamerkan dan dijual. Penghasilan dari hasil penjualan akan diserahkan dan dipercayakan kepada Lovepink, organisasi non-profit yang berfokus pada kegiatan sosialisasi deteksi dini dan pendampingan pasien kanker payudara di Indonesia.

“Persoalan kanker payudara bukan hal yang tabu dan masih perlu banyak dibicarakan di Indonesia. Ada beberapa stigma seputar kanker payudara yang perlu dikikis, salah satunya adalah anggapan bahwa penderita kanker pasti berusia pendek. Stigma pada pasien kanker payudara bisa berdampak buruk secara psikologis, yang membuat pasien tidak bergairah melakukan terapi bahkan menyebabkan depresi. Lovepink mendukung kampanye #tukerantete agar persoalan kanker payudara bisa dibicarakan dengan lebih terbuka dan inklusif, demi tercapainya visi Indonesia bebas kanker payudara stadium lanjut,” ungkap Samantha Barbara Islan, selaku Ketua Lovepink.

Male Indonesia

Dengan adanya kampanye dari #tukerantete, diharapkan perempuan Indonesia, ataupun di dunia, dapat melawan stigma bahwa ‘perempuan adalah objek’ dan bagian dada perempuan bukanlah sesuatu yang kotor, melalui kesenian dan membentuk wadah yang tepat untuk bersuara tanpa malu untuk menceritakan kisah hidupnya, yang mungkin dianggap tabu oleh orang-orang di sekitar, dan bisa saling menginspirasi melalui cerita hidup yang telah atau sedang mereka lalui. Bisa jadi cerita hidup yang sedang atau telah dialami menjadi semangat dan panduan hidup bagi perempuan lain yang sedang menghadapi permasalahan serupa.

“Dengan adanya support dari kampanye #tukerantete untuk Lovepink, kami berharap lebih banyak perempuan Indonesia yang waspada bahaya kanker payudara, berani keluar dari stigma dan bersemangat untuk melawan penyakit, saling menguatkan dan menginspirasi untuk kualitas hidup yang lebih baik pasca kanker,” tambah Samantha Barbara Islan.

#tukerantete Art Exchange 2021 dibuka untuk seluruh seniman perempuan, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Seniman dapat berpartisipasi dengan mengisi form pendaftaran online dan mengirimkan karya seni yang sudah siap dipajang di galeri berupa lukisan, bordiran, keramik, ukiran kayu, sampai surat yang menceritakan kisah hidupnya ataupun topik yang berhubungan dengan bentuk tubuh perempuan. Setelah itu, seniman akan diminta mengisi persetujuan untuk mendonasikan hasil penjualan dari karya seninya. Waktu pengumpulan akan dibuka sampai dengan tanggal 15 Agustus 2021.

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *