Pop Culture

Bukan Cuma Candaan, Seorang Warga di Nganjuk Parkir Pesawat Terbangnya di Depan Rumah

128
×

Bukan Cuma Candaan, Seorang Warga di Nganjuk Parkir Pesawat Terbangnya di Depan Rumah

Sebarkan artikel ini


Tidak hanya candaan koin dengan seorang teman

Bukan sekadar guarauan antar kawan, sebuah pesawat terlihat benar-benar terparkir di depan halaman rumah seorang warga.

Pesawat tersebut diketahui dimiliki oleh pengusaha di bidang perkebunan yang bernama Hj. Yusuf (78). Ia tinggal di Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Tinggal ke rumah tersebut hanya dalam hitungan jari, Yusuf dan keluarganya sebenarnya menetap di Jakarta.

Pesawat yang beneran diparkir depan rumah

Dalam sejumlah foto yang tersebar di media sosial, rumah kediaman sementara milik Yusuf itu memiliki bagian pekarangan yang sangat luas.

Di bagian depan pekarangan rumah itu terparkir sebuah pesawat yang berwarna merah dan putih.

Pada halaman yang terletak di depan rumah, ada sebuah kolam yang berbentuk segitiga lancip.

Pesawat tersebut diparkir di atas kolam berbentuk segitiga lancip tersebut. Pesawat yang berukuran 30 meter tersebut ditopang menggunakan tiang besi yang bagian depannya hanya disangga oleh tiga penyangga yang dibuat sendiri oleh pemiliknya.

Gimana cara bawa dan masang hingga jadi pesawat yang utuh?

Melalui penjaga rumahnya yang bernama Budi Santoso (45) pesawat tersebut sudah ada di sana sejak 2019 lalu.

Pesawat tersebut dibawa ke rumah sementara Yusuf di Nganjuk oleh anak laki-lakinya, Gatutkoco.

Santoso turut menjelaskan kepada wartawan, pesawat yang diparkir di depan pekarangan rumah tersebut menggunakan diangkut menggunakan wadah.

Caranya beberapa bagian pesawat dipisah untuk kemudian dirakit menjadi bentuk utuh kembali.

“Cara bawanya pakai kontainer, badannya dipotong jadi dua, dimuat kontainer dua. Sayapnya dijadikan satu,” kata Budi Santoso kepada rekan wartawan di Ngajuk seperti yang dikutip dari KompasKamis, 25 Mei 2023.

Membiarkan uss tahu pikiran Anda!

Courtesy of ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *