Dewan Komisaris PTPP Kunker ke RSUD Banten Beri Bantuan Mobil Ambulance

  • Whatsapp


SuaraPemerintah.ID-PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka, terdepan, dan terbesar di Indonesia (PTPP) menyerahkan bantuan berupa 1 (satu) unit Mobil Ambulance kepada Kepolisian Daerah Provinsi Banten (Polda Banten).

Bacaan Lainnya

Penyerahan Mobil Ambulance tersebut diserahkan secara langsung oleh Andi Gani Nena Wea selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPP kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Banten (Kapolda Banten) Irjen. Pol. Rudy Heriyanto secara simbolis ditandai dengan penyerahankunci Mobil Ambulance.

Selain memberikan 1 (satu) unit Mobil Ambulans, PTPP juga memberikan bantuan secara simbolis kepada Suku Baduy di Banten yang mengalami bencana kebakaran beberapa waktu lalu. Bantuan diberikan berupa perlengkapan rumah tangga, seperti, panci, mangkok, piring, tiker pandan, dan sebagainya.

Dimana pada minggu sebelumnya, PTPP juga telah memberikan bantuan kepada Suku Baduy berupa bantuan paket sembako. Kegiatan pemberian bantuan sosial secara simbolis tersebut dilaksanakan pada hari Senin (01/11) bertempat di Polda Banten, Serang, Provinsi Banten.

Sebagai bentuk pencegahan dan penyebaran Covid-19, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkanprotokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti kewajiban penggunaan masker, menjaga jarak aman, tidak bersentuhan secara langsung, dan sebagainya.

“Kami berharap bantuan sosial berupa Mobil Ambulance tersebut dapat dipergunakan oleh Polda Banten untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Bantuan berupa Mobil Ambulance ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian PTPP kepada masyarakat disalurkan melalui pelayanan Bidang Kedokteran dan Kesehatan dimiliki Polda Banten,” tutur Andi Gani Nena Wea selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPP kepada media.

Selanjutnya Andi Gani menyampaikan bahwa silaturahmi terjalin dengan baik ini akan tetap berjalan dengan baik dan jalinan sinergi harmonis antara Polda Banten dan PTPP dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada masa akan datang. Selain itu, Andi Gani juga mengatakan bahwa PTPP juga turut berpartisipasi dalam membantu warga Baduy mengalami musibah kebakaran beberapa waktu
lalu.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen. Pol. Rudy Heriyanto menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan CSR diberikan oleh PTPP. Selanjutnya Rudy Heriyanto mengatakan kehadiran kendaraan ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan prima dengan cepat terhadap keluhan kesehatan terlebih pada saat ini masa pandemi Covid-19, dan akan digunakan untuk akselerasi penanganan Covid-19 sehingga lebih mendekatkan Polri di tengah masyarakat.

“Saya berharap agar kendaraan ini dapat dioperasionalkan dengan baik oleh para personel biddokkesPolda Banten dan jalinan sinergi kokoh antara Polda Banten dan PTPP dapat terus kita pertahan kandan kita ditingkatkan pada masa yang akan datang,” ujar Kapolda Banten.

Usai memberikan CSR kepada Polda Banten, Dewan Komisaris PTPP melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan gedung RSUD Banten yang terletak di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten.

Dalam kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris PTPP, yaitu, Andi Gani Nena Wea selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Nur Rochmad selaku Komisaris Independen, Ernadhi Sudarmanto selaku Komisaris, dan Loso Judiajanto selaku Komisaris didampingi Direksi dan Manajemen PTPP, yaitu Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi Bidang Gedung, Andek Prabowo selaku SVP Divisi Operasi Gedung, dan Yuyus Juarsa selaku SVP Corporate Secretary PTPP.

Selain dihadiri oleh jajaran Manajemen PTPP, kunjungan tersebut turut didampingi oleh Jajaran Polda Banten. Untuk menekan dan mencegah penyebaran Covid-19, pelaksanaan kunjungan kerja Dewan Komisaris tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Sampai dengan akhir Oktober 2021, progress pembangunan RSUD Banten telah mencapai 68,04 persen dimana lebih cepat dari target yang direncanakan sebesar 47,20 persen (deviasi +20,87 persen).

Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 241 miliar ini dilaksanakan selama 224 (dua ratus dua puluh empat) hari kalender dan akan diselesaikan sesuai dengan yang ditargetkan. Adapun lingkup pekerjaan proyek ini terdiri dari: pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan interior, dan pekerjaan mekanikal elektikal & plumbing.

Pembangunan RSUD Banten menerapkan inovasi, yaitu pembuatan bekisting pile cap precast yang menggunakan Wiremesh M5, Readymix FC30, dan meiliki ketebalan 7 cm.

“Kami sangat mengapresiasi bahwa proyek pembangunan RSUD Banten dikerjakan oleh PTPP ini memiliki progress berjalan dengan baik terutama di masa Pandemi Covid-19 ini, dimana progress proyek tersebut telah terealisasi sangat cepat dari direncanakan. Kami mengharapkan proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu ditargetkan dengan kualitas terbaik. Tidak lupa agar tim proyek terus terus menjaga kualitas, tetap disiplin, dan meningkatkan performance QHSE di dalam setiap kegiatan sehingga menjadi zero accident,” papar Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPP, Andi Gani Nena Wea.

Disamping itu, PTPP sebagai perusahaan yang memiliki komiten terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsobility (CSR) untuk pembangunan berkelanjutan harus memberikan manfaat terhadap ekonomi, sosial, lingkungan, hukum serta tata kelola perusahaan lebih terintegrasi.

Oleh karena itu, kegiatan CSR harus menjadi perhatian bagi Tim Proyek terutama terhadap masyarakat sekitar pembangunan proyek.

CSR yang berjalan dengan baik dan berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi Tim Proyek dan PTPP untuk jangka panjang. Dimana nantinya saat proyek tersebut telah diselesaikan pembangunannya, manfaat dan dampak positif dari CSR masih dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *