Gary Neville Ingin MU Didenda Besar Oleh European Super League

  • Whatsapp
Gary Neville Ingin MU Didenda Besar Oleh European Super League


Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Yunani, Stefanos Tsitsipas membawa banyak momentum ketika berkompetisi di Barcelona Open untuk kali ketiga dalam kariernya pada musim 2021.

Pekan lalu, petenis peringkat 5 dunia mengantongi gelar turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya di Monte Carlo Open dan kini ia telah memikirkan lebih banyak gelar dalam benaknya.

“Ini terasa seperti momen yang sangat besar. Ini ada dalam benak saya bahwa saya benar-benar menikmati perasaan yang gelar ini berikan kepada saya dan saya menginginkan hal ini untuk waktu yang lama,” seru Tsitsipas.

Dengan mengantongi kemenangan Monte Carlo Open dan 6-2 di Barcelona Open, petenis unggulan kedua akan merasa seperti di rumah sendiri pada pekan ini. Pada musim 2018, ia terpaut satu kemenangan lagi dari gelar Barcelona Open pada final turnamen ATP pertama dalam kariernya.

“Final pertama saya di sini adalah awal dari perjalanan saya di turnamen ATP dan saya melalui perjalanan yang luar biasa,” tambah Tsitsipas.

“Saat itu saya masih berusia 18 atau 19 tahun. Saya baru dikenalkan dengan turnamen ATP dan melalui perjalanan seperti itu benar-benar di atas harapan saya.”

Petenis berkebangsaan Yunani menerima pelajaran berharga dari Rafael Nadal pada pekan tersebut setelah hanya memenangkan tiga game pada pertemuan pertamanya melawan bintang tenis Spanyol (Nadal sampai saat ini unggul dalam head to head mereka dengan 6-2).

“Final itu tidak berjalan sesuai dengan keinginan saya, tetapi saya pikir saya belajar banyak dari pertandingan itu, dan ia tampaknya menyukai kondisi di sini, di Barcelona, jadi, cukup mengagumkan. 11 gelar yang ia menangkan di Barcelona sangat menginspirasi. Saya benar-benar berharap bisa mendapatkan setengah dari gelar tersebut suatu hari nanti,” papar Tsitsipas.

Pekan lalu di Monte Carlo Open, petenis berusia 22 tahun mencatatkan 9-0 dalam set dan mengalahkan Andrey Rublev di final setelah petenis berkebangsaan Rusia mengandaskan Nadal di perempatfinal.

“Itu alasan saya memilih olahraga ini. Saya selalu ingin semakin dekat untuk memenangkan gelar,” lanjut petenis peringkat 5 dunia.

“Itu juga alasan kenapa saya menyukai tenis sejak saya masih sangat muda. Saya menyaksikan para petenis mengagumkan seperti Nadal, Federer, dan Djokovic bermain di turnamen Masters 1000 dan Grand Slam, saya ingin menjadi seperti mereka.”

Setelah Barcelona Open, Tsitsipas akan berpartisipasi di Madrid dan Roma sebelum menuju Roland Garros. Di Barcelona Open, ia akan mengawalinya dengan menghadapi petenis tuan rumah, Jaume Munar.

Item Tag: Tenis, Monte Carlo Terbuka, barcelona terbuka, Stefanos Tsitsipas, Rafael Nadal



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *