Genap Berusia 18 tahun, Inovasi PPI mulai dari Pedesaan Hingga Internasional

  • Whatsapp
Genap Berusia 18 tahun, Inovasi PPI mulai dari Pedesaan Hingga Internasional


Bacaan Lainnya

Jakarta, Bumntrack.co.id – Menyemarakkan HUT ke-18, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero akan bertransformasi seiring dengan persiapan surviving entity dalam proses penggabungan PPI-BGR Logistics. Rencana penggabungan PPI dan BGR Logistics turut meningkatkan efisiensi logistik pangan di Indonesia, mengurangi food loss pada rantai produsen, meningkatkan penetrasi bisnis trading & logistik hingga peningkatan pada keterjangkauan pembelian produksi nelayan dan petani hingga ke daerah pelosok di Indonesia dengan mengutamakan mutu dan kualitas produk pangan.

“Kami akan tingkatkan sektor bisnis perdagangan di tingkat internasional,” kata Direktur Utama PT PPI, Nina Sulistyowati dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (21/6).

Peningkatan bisnis perdagangan ke tingkat internasional itu salah satunya adalah melalui inovasi pembukaan Representative Office (RO) di Australia. Dengan hadirnya beberapa RO di tingkat internasional yang kini tercatat 6 kantor perwakilan di Mancanegara seperti Mesir, Taiwan, China, Dubai, Singapore dan yang terbaru Australia, PPI akan terus melakukan ekspor produk berkualitas global sebagai strategic initiative PPI.

“Upaya peningkatan perdagangan baik kebutuhan lokal maupun ekspor hasil penyerapan produk UMKM dari petani, peternak, nelayan, petambak dan klaster pangan,” tambahnya.

Selain tingkat Internasional, PPI kini juga memperkuat perdagangan di tingkat pedesaan seperti pengembangan toko grosir desa di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam pengelolaanya, Toko Grosir Desa akan membantu mengurangi rantai distribusi yang akan mewujudkan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat desa.

Menteri Erick Thohir berharap PPI dapat memegang peranan penting dalam menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia dan menggerakkan roda perdagangan nasional dimasa pandemi atau dimasa datang. “Saya harap PPI terus bertransformasi sebagai perusahaan yang melakukan perdagangan umum dan khususnya program produk secara komersial dan terukur. Semakin piawai dalam bertransaksi antar lintas negara dan menjalin kemitraan dengan memberikan layanan terintegrasi yang sejalan dengan roadmap yang sekarang sedang dibentuk oleh kementerian BUMN, dan juga tanpa meninggalkan teknologi terkini,” kata Menteri Erick.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pun memiliki harapan besar PPI dapat lebih memperkuat pasar di dalam negeri dan menembus pasar internasional, menjadi BUMN perdagangan yang terdepan dan terpercaya. “Tetap semangat, kembangkan potensi dan wujudkan mimpi dengan memperkuat pasar dalam negeri dan menembus pasar internasional,”pesan Menteri Lutfi.

Sebagai Ketua Klaster BUMN Pangan, Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menyampaikan PPI merupakan BUMN perdagangan yang disiapkan di hilir untuk peningkatan sektor distribusi trading pangan mulai dari pelosok pedesaan hingga internasional. “Di hulu ada BUMN yang menyiapkan produk – produk pangan, sedangkan PPI berperan besar di hilir Klaster pangan untuk keterjangkauan pangan tingkat nasional maupun Internasional,” kata Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *