Gojek akan Produksi hingga Sediakan Pembiayaan Kredit Motor Listrik di RI – Otomotif – Majalah Time.com

  • Whatsapp


Jakarta, Majalahtime.com – Gojek telah mengumumkan kerjasama dengan PT TBS Energi Utama Tbk (TBS), perusahaan energi terkemuka di Indonesia, telah mengumumkan pembentukan perusahaan patungan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik EV) di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Perusahaan bernama Electrum, ini akan mengembangkan infrastruktur untuk kendaraan listrik roda dua bahkan termasuk produksi sepeda motor listrik, pengemasan baterai, infrastruktur pertukaran baterai, hingga pembiayaan untuk kepemilikan kendaraan tersebut.

Seperti dilansir laman Berita Taiwan dan Nikkei, Sabtu (19/11/2021) kongsi ini menelan investasi senilai US$ 1 miliar dalam waktu lima tahun ke depan. Pengumuman ini muncul hanya beberapa pekan setelah Gojek mengumumkan program percontohan dengan Gogoro, “Skuter Tesla” Taiwan, untuk menguji skuter listrik tersebut di jalanan Jakarta.

Mitra driver Gojek – dok.Majalahtime.com.id

CEO dan Co-founder Gojek, Kevin Aluwi mengatakan tujuan Gojek dalam kerjasama ini adalah bagian dari komitmen Gojek dan TBS untuk mencapai Nol Emisi pada tahun 2030 nanti. Sehingga Gojek mulai mentransisikan armadanya menjadi 100% EV dengan jumlah sekitar 2 juta unit (motor dan mobil).

“Dengan menyatukan kekuatan terbaik Gojek dan TBS, kami akan dapat mendukung transisi Indonesia untuk membangun sistem mobilitas yang lebih bersih, lebih mudah diakses, dan berkelanjutan – yang pada akhirnya menjadikan EV sebagai norma di negara kita, berkontribusi pada target pengurangan emisi negara dan meningkatkan kualitas udara di kota-kota kita,” kata dia.

Sedangkan TBS berinvestasi dalam energi bersih dan terbarukan selama periode kerjasama tersebut. “Kerja sama ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah Indonesia untuk menjadikan pengembangan industri EV sebagai prioritas nasional,” imbuh Kevin.

Pengemudi Gojek tengah menjalankan tugas melayani konsumen – dok.Majalahtime.com.id

Wakil Presiden Direktur TBS Pandu Sjahrir mengatakan dengan semakin banyak tersedianya EV, diharapkan akan menginspirasi kepercayaan yang lebih besar terhadap EV dari anggota masyarakat. “Kondisi seperti itu juga akan mendorong mereka untuk mencobanya, sehingga mereka juga dapat menikmatinya. banyak manfaat dari EV,” kata Pandu.

Gojek baru-baru ini mengumumkan skema percontohan EV dan battery swapping di Jakarta bekerja sama dengan Gogoro, Gesit dan Pertamina. Pada tahap awal melibatkan 500 EV, dengan rencana untuk ditingkatkan menjadi 5.000 EV yang menempuh total satu juta kilometer di masa depan.

Dengan uji coba ini, pelanggan Gojek akan dapat memilih EV saat umenggunakan layanan GoRide di Jakarta Selatan. Mitra pengemudi yang menggunakan EV juga dapat menjalani rutinitas harian mereka dengan lebih efisien, melayani pelanggan di seluruh layanan Gojek seperti GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart.

Mitra driver Gojek tengah menmeriksa orderan melalui ponsel- dok.Majalahtime.com.id

“Data dari uji coba ini juga akan digunakan untuk lebih mengembangkan teknologi dan infrastruktur EV, guna memenuhi kebutuhan mitra pengemudi Gojek, pelanggan, dan pasar Indonesia yang lebih luas,” sebut Gojek. (Ril/Ara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *