Hal Kecil yang Justru Jadi Alasan Rumah Tak Pernah Bisa Rapi | Suara-Pembaruan.com

  • Whatsapp
Hal Kecil yang Justru Jadi Alasan Rumah Tak Pernah Bisa Rapi | YuKepo.com


Bacaan Lainnya

banner 300250

unsplash.com

Pernahkah kamu merasa sudah cukup sering membersihkan dan merapikan rumah tetapi baru kok tetap saja ada yang kotor dan kurang rapi? Lebih dari itu, kondisi yang agak berantakan tentu membuat kamu jadi merasa penat dan bahkan semakin merasa stres.

Untuk membuat rumah benar-benar terasa homey, nyaman, dan tetap estetik, cobalah untuk tidak melakukan kebiasan kecil yang menjadi sumber dari ketidak rapian hunianmu. Berikut adalah beberapa kebiasaan kecil yang tanpa disadari menjadi alasan utama ketidakteraturan di rumah

1. Membawa pulang dan menyimpan benda yang tidak diperlukan



rumahberbagi.com

Agar rumah tidak tersasa sesak dan penuh, pilahlah setiap benda yang akan dibawa ke dalam rumah. Pastikan hanya membawa dan menyimpan benda yang memang dibutuhkan. Terlebih lagi, jika tempat tinggalmu tak begitu luas dan tak memiliki space yang ekstra untuk menyimpan benda tersebut. 

Contoh benda yang kurang bermanfaat dan sebaiknya ditinggalkan di luar atau dibuang adalah kupon, leaflets, struk belanja, tiket nonton, atau semacamnya. Selain itu, usahakan untuk melakukan penyortiran. Jika ada barang atau perabotan lama yang sudah tak terpakai dan tergantikan dengan barang baru, sebaiknya jangan menyimpan yang lama. Itu akan menambah keruwetan dan lama-lama rumah akan semakin sesak. 



2. Menggunakan vacuum cleaner hanya untuk membersihkan lantai



pinterest.com

Untuk yang sering bersih-bersih dengan vacuum cleaner, jangan hanya menggunakannya untuk membersihkan lantai. Hampir semua bagian rumah bisa dan perlu dibersihkan dengan penyedot debu karena debu menempel ke hampir seluruh bagian rumah. Agar furniture maupun bagian rumah lain juga bersih, kamu dapat memanfaatkan penyedot debu untuk menyingkirkan debu dari rak, jendela, radiator, tempat tidur, sofa, dan lain sebagainya. 

3. Tidak langsung membersihkan sisa busa di kamar mandi



www.pexels.com

Setelah mandi dan keramas, biasanya ada sisa busa yang menempek di kran, kaca, atau bagian lain di kamar mandi. Entah karena malas atau sedang terburu-buru, kadang kamu mungkin tidak langsung membersihkan busa yang menempel tersebut.

Lama-lama, hal itu akan menjadi kebiasaan buruk. Pastikan untuk langsung mmbersihkannya. Jika tidak langsung dibersihkan residunya, kamar mandi lama-lama akan kotor dan sulit dibersihkan ketika nodanya sudah membandel. 

4. Tidak segera mengangkat jemuran yang sudah kering


pinterest.com

Hayo, siapa yang punya kebiasaan membiarkan cucian kering tetap menggantung di jemuran? Alasannya mungkin karena masih ada tempat lain untuk menjemur dan lokasinya tidak terkena hujan. Akhirnya malah dibiarkan saja.

Kebiasaan ini jangan dilanjutkan. Selain menjadi pemandangan yang kurang sedap di mata, ini juga tidak baik untuk pakaian. Semakin lama dibiarkan, pakaian yang sudah kamu cuci kemungkinan akan kotor lagi karena ada debu yang menempel. 

5. Meletakkan barang secara sembarangan di atas meja


pinterest.com

Ini adalah kebiasaan yang masih banyak dilakukan orang. Karena malas dan sudah menjadi kebiasaan, meja menjadi tampak penuh dan sangat berantakan karena isinya berbagai macam benda yang tak seharusnya ada di situ. Bisa saja ada buku, majalan, alat makan, kabel, dan sebagainya. 

6. Tidak langsung mencuci perabotan ketika memasak



brightside.me

Untuk memastikan, sebaiknya biasakan untuk langsung mencuci setelah memakainya. Selain menjaga agar dapur tetap rapi, ini juga baik agar kotoran yang menempel lebih mudah dibersihkan. Selain itu, tidak akan ada bau kurang sedang yang berasal dari makanan dan bahan makanan sisa yang ada pada peralatan memasak. 

Jangan malas lagi untuk membereskan dan langsung membersihkan kotoran seketika. Jangan sampai ada noda serta residu yang tertinggal dan baru dibersihkan ketika ingat atau sedang mood beres-beres. Kebiasan buruk meski sekecil apapun kalau dibiarkan akan tetap berdampak besar untuk kondisi rumah.




Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *