Harga Vaksin Indovac, Perdana Buatan RI Perangi Covid-19


Setelah melewati beberapa tahun pandemi dan memanfaatkan vaksin untuk pengobatannya, Indonesia mengeluarkan vaksin buatannya sendiri. Indovac jadi vaksin covid-19 pertama dari Indonesia, berapa harga vaksin Indovac?

Dalam mengatasi pandemi kurang lebih 2 tahun ini, Indonesia mengimpor vaksin dari 5 negara. Vaksin-vaksin tersebut yang didistribusikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Kini, Indonesia melalui Kementerian Kesehatan coba membuat vaksin covid-19 sendiri yang bernama Indovac dan sudah siap digunakan.

 

Vaksin Covid-19 Indonesia, Indovac

Dilansir dari website Sekretariat Kabinet RI, Presiden RI Joko Widodo meluncurkan sekaligus meninjau penyuntikan perdana vaksin COVID-19 produksi dalam negeri yaitu Indovac, di pabrik PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).

Indovac sendiri diketahui diproduksi oleh PT Bio Farma. Vaksin tersebut merupakan hasil kombinasi antara Bio Farma dengan Baylor University College of Medicine untuk penyediaan seed vaksinnya.

Indovac akan ditujukkan sebagai vaksin Booster dan vaksin untuk anak. Sebelum bernama Indovac vaksin ini bernama Vaksin BUMN, namun berganti atas perintah Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengungkapkan, kapasitas produksi Vaksin Indovac mencapai sekitar 20 juta dosis di tahun ini, dan akan meningkat menjadi 40 juta dosis di tahun mendatang.

Indovac telah mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada 29 Juli 2022.

Selain itu vaksin ini sudah mendapatkan izin emergency use authorization (EUA) atau izin darurat dari BPOM pada 29 September 2022 lalu, seperti yang dilansir dari Bisnis.com.

Baca Juga: Sudah Masuk Indonesia, Ini yang Perlu Kamu Perhatikan tentang Vaksin Moderna

 

Harga Vaksin Indovac

Dilansir dari Bisnis.com vaksin tersebut akan dipatok dengan harga di bawah Rp100.000. Harga sejumlah itu dipatok karena produksi Vaksin Indovac hampir semuanya dilakukan di dalam negeri.

“Harga nanti mungkin akan kita usahakan di bawah Rp100.000 ya karena memang prosesnya itu 80 persen dilakukan di Indonesia,” ujar Honesti Basyir, Direktur Utama Bio Farma dalam kegiatan Ngobrol Pagi Seputar BUMN.

Namun, ia memastikan untuk tahap awal, masyarakat tidak perlu membayar mendapatkan Vaksin Indovac. Lain lagi apabila status pandemi dicabut bisa jadi vaksin Indovac bakal berbayar ke depannya.

“Kalau tahun depan nggak ada lagi, pandemi ini cabut, masuk ke endemi ya kayak vaksin flu aja, jadinya berbayar. Tapi sekarang masih fokuskan program pemerintah,” imbuhnya.

Baca Juga: Viral Petisi Tolak Kartu Vaksin, Apa Isu Sebenarnya?

Mau tulisanmu dimuat juga di Suara-Pembaruan.com? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Suara-Pembaruan.com dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *