Indonesia Terima 1 Juta Vaksin Sinopharm dari China

  • Whatsapp
Indonesia Terima 1 Juta Vaksin Sinopharm dari China


SuaraPemerintah.id – Sebanyak satu juta dosis vaksin Covid-19 asal Sinopharm untuk program Vaksinasi Gotong Royong tiba di Indonesia, Jumat (11/6/2021).

Bacaan Lainnya

Vaksin tersebut tiba di Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang dikemas dalam 26 isolation box berukuran 110 cm x 100 cm x 157 cm.

Sebagai informasi, vaksin gotong royong merupakan program vaksinasi yang dilakukan secara mandiri oleh perusahaan terhadap karyawannya. Untuk program ini Kementerian BUMN mengatakan akan menggunakan vaksin Sinopharm dan CanSino.

Biaya vaksinasi ini ditanggung oleh perusahaan. Adapun karyawan swasta yang menerima vaksin tidak dipungut biaya alias gratis. Indonesia sendiri telah memiliki 1 juta dosis vaksin Sinopharm.

“Dengan tambahan 1 juta dosis ini, pemerintah telah memperoleh dua juta dosis vaksin yang digunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong tersebut,” dikutip dari siaran pers Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Sebelumnya, Kepala Divisi Ritel dan Pelayanan PT Bio Farma Mahsun Muhammad mengatakan kedatangan 1 juta dosis vaksin Sinopharm ini akan mendukung ketersediaan 500.000 dosis yang sudah tiba di Indonesia.

Mahsun menuturkan, kecepatan dari vaksinasi program gotong-royong akan diatur sedemikian rupa sehingga dapat mendukung vaksinasi program pemerintah.

Dengan demikian, kedua program vaksinasi ini bisa mendukung capaian target vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

“Ini diatur sedemikian rupa sehingga dua program ini saling mendukung kecepatannya sehingga terjadi kumulatif,” tutur Mahsun, dalam talkshow perkembangan vaksinasi Covid-19, dikutip dari tayangan YouTube Kominfo TV, Selasa (8/2/2021).

Adapun kedatangan vaksin dari China ini merupakan tahap ke-16. Sebelumnya, pemerintah telah mendatangkan sebanyak 1.504.800 dosis vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral dari Covax Facility.

Dengan demikian, hingga saat ini, pemerintah telah mengamankan 94.728.400 dosis vaksin, dengan rincian vaksin Sinovac (84.500.000 dosis), AstraZeneca (8.228.400 dosis) dan Sinopharm (2.000.000 dosis).



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *