Ini Reminder Agar Kamu Tegas sama Keuangan Pribadi



Niatnya mau menabung, tapi malah tergoda diskon. Sepertinya kamu butuh pengingat atau pengingat agar kamu bisa tegas sama keuangan kamu nih.

Baru gajian, di pertengahan bulan isi saldo dan dompet sudah sekarat. Baru dapat bonus, ludes buat beli gadget.

Belum lagi, dapat hadiah uang tunai dari memberikan dan lomba, malah buat traktir teman-teman. Itu namanya pemborosan!

Memang sih, kamu lagi di masa-masa dimana semuanya pengen dimiliki. Alibinya sih, buat bayar kerja keras kamu selama ini. Eh tapi, bahayanya ternyata malah jadi kebiasaan. Alhasil, kamu pun jadi sering galau deh gara-gara enggak bisa atur keuangan pribadi.

Masuk usia produktif, generasi milenial justru jadi generasi yang paling rentan punya masa depan keuangan yang lumayan suram. Soalnya kalau kata Samuel Aset Manajemen, dilansir dari Bisnis.com, di usia 20-an malah banyak yang enggak punya perencanaan keuangan sama sekali.

Sedangkan pas masuk di usia 30-an, keadaan bakal lebih parah kalau tabungan dan aset kamu enggak bisa terorganisir dengan baik. Apalagi kalau kamu gampang banget berutang buat hal-hal yang sifatnya enggak berfaedah.

Wah, apa kabar masa depan kamu 5 tahun ke depan?

Makanya, tiga hal ini bisa jadi pengingat kamu untuk mencegah perilaku boros.

Baca juga: Hindari Pemborosan dengan Menghitung Cost per Usage

 

Menabung Pangkal Kaya

“Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya…”

Peribahasa yang pasti sudah kamu kenal dari SD itu memang benar. Ketika kamu rajin, kamu bakal pandai melakukan banyak hal. Kalau kamu hemat dan rajin menabung, pastinya kamu bakal menjadi kaya dari hasil tabungan selama ini.

Menabung Pangkal Kaya Ilustrasi Suara-Pembaruan.com – Image: Canva

Buat kamu yang sudah bekerja keras, selain buat bersenang-senang bareng teman atau keluarga, ada baiknya juga sudah memikirkan tentang masa depan kamu sendiri. Salah satu hal yang paling sederhana adalah dengan menabung.

Banyak kok caranya biar bisa konsisten menabung. Bisa lewat rekening bank, cash, atau produk perbankan lainnya. Apapun bentuknya, yang penting kamu harus konsisten dan menyisihkan tabungan sejak awal kamu dapat pemasukan, bukan dari sisa uang.

 

Ingat, Utang Itu Dibawa Mati!

Makanya, kamu juga jangan lupa buat melunasi kewajiban alias utang yang kamu punya ya!. Soalnya, dilansir dari Bisnis.comperencanaan keuangan Lauren Anastasio bilang kalau utang itu bisa menghambat laju keuangan.

Utang Itu Dibawa Mati! Ilustrasi Suara-Pembaruan.com - Image: Canva

Utang Itu Dibawa Mati! Ilustrasi Suara-Pembaruan.com – Image: Canva

Kalau misalnya sudah lunas, kamu bisa alokasikan anggaran tersebut buat menabung atau investasi. Bisa juga utang itu kamu gunakan buat menambah anggaran kebutuhan pokok.

Abaikan Klaim Gaya Hidup

Salah satu tuntutan yang sulit ditolak, apalagi kalau bukan tuntutan gaya hidup. Gaya hidup memang kadang bisa bikin kamu jadi gampang diterima di lingkungan sosial tertentu.

Abaikan Tuntutan Gaya Hidup Ilustrasi Suara-Pembaruan.com - Image: Canva

Abaikan Tuntutan Gaya Hidup Ilustrasi Suara-Pembaruan.com – Image: Canva

Biar gimana pun, hal ini malah yang seharusnya kamu kurangi. Soalnya, kalau kata perencana keuangan Katie Brewer, gaya hidup punya peranan penting ke dalam arus kas kamu.

Baca juga: Tertarik Jalani Hidup Minimalis? Intip Dulu Tips Berikut

Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Suara-Pembaruan.com dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.