Saham  

Intip Kinerja Saham BOLA setelah 3 Tahun IPO. Cuan Enggak, Ya?


Bali United menjadi klub sepak bola pertama di Asia Tenggara yang go public pada 2019. Tiga tahun setelah go public bagaimana kabar saham ini?

Sebelum menjadi Bali United FC, klub bola ini bernama Persisam Putra Samarinda. Kini klub bola Bali United bermarkas di Gianyar, Bali.

 

Awal Bali United Publikasikan

Pada Senin, 17 Juni 2019 Bali United resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Dilaporkan oleh Bisnis.comharga sahamnya pun langsung melejit hingga penolakan otomatis di atas atau AR.

Bali United menghimpun dana segar Rp350 miliar dari aksi penawaran saham perdana atau IPO ini. Saham yang dilepas pada saat IPO sebesar 33,33 persen dengan harga Rp175 per saham dan kode saham BOLA.

Saat pertama kali go publicharga saham BOLA meroket 69,14% menjadi Rp296 per saham. Tidak hanya itu, Bali United juga mengalami kelebihan permintaan atau berlangganan berlebih sekitar 110 kali.


Baca Juga: Syarat dan Proses Perusahaan IPO dan Go Public

BOLA di tahun 2020

Satu tahun setelah resmi melantai di bursa saham, nampaknya euforia publik terhadap saham BOLA mulai menurun. Bali United ada di bawah naungan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk.

Dilaporkan oleh Bisnis.comBOLA masuk ke 10 saham pecundang teratas pada Oktober 2020. Saham BOLA mengalami penurunan 11 poin atau 6,86 persen ke level 149.

 

BOLA Mengalami Peningkatan Setelah Dapat Sponsor

Setelah mengalami fluktuasi seperti saham-saham lainnya. Pada bulan Juni 2022 Bali United mengumumkan sponsor baru, penyedia platform trading kripto.

Setelah Bali United mengumumkan sponsor baru sahamnya mulai menguat naik 2,47 persen atau 8 poin menjadi Rp332 seperti yang diberitakan Bisnis.com.

Adanya sponsor baru juga menunjukan kinerja BOLA yang mengalami peningkatan sehingga dipercaya oleh sponsor untuk melakukan kerja sama.

 

Kinerja Pendapatan Meningkat, Laba Bersih Turun 2022

Emiten klub bola memang menjadi salah satu saham yang fluktuasinya tinggi. Begitu juga dengan saham BOLA. Pada laporan kinerja keuangan semester I/2022, pendapat perseroannya naik namun laba bersih turun.

Emiten berkode saham BOLA ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp174,8 miliar pada semester I/2022. Pendapatan ini melesat 393,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp35,4 miliar.

Sepanjang enam bulan pertama 2022, BOLA mencatatkan peningkatan total aset menjadi Rp794,9 miliar, naik dari akhir 2021 sebesar Rp761 miliar.

 

Harga Saham BOLA

Saat ini harga saham BOLA berada pada Rp350 per saham. Data dari RTI memperlihatkan bahwa grafik sejauh tahun ini (YTD) saham ini mengalami penurunan mulai Januari hingga Juli dan mulai meningkat Juli ke Agustus.

Baca Juga: Ini Daftar Saham Klub Bola yang Bisa Kamu Koleksi dan Jadikan Investasi!

Penafian: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Suara-Pembaruan.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Suara-Pembaruan.com dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.

pengarang: syafira





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.