Jadi Penopang Ekonomi Terbesar di Indonesia, Bank BJB Buat Program “bjb PESATkan UMKM”

  • Whatsapp
Jadi Penopang Ekonomi Terbesar di Indonesia, Bank BJB Buat Program "bjb PESATkan UMKM"


Suara-Pembaruan.com – UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi terbesar di Indonesia yang memiliki peranan yang sangat vital bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Terlebih di masa pandemi ini, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi yang tak pasti.

Bacaan Lainnya

Sayangnya UMKM juga menjadi kelompok yang rentan di tengah situasi ini, tak sedikit UMKM jatuh akibat pandemi. Para pelaku UMKM dituntut untuk lebih kreatif inovatif dalam menjajakan produknya ke masyarakat.

Hal itu karena pada masa pandemi covid-19 dan di era kemajuan teknologi ini, masyarakat lebih memiliki kecenderungan melakukan pembelian melalui marketplace/toko online sehingga para pelaku UMKM harus terus berpacu dengan teknologi terkini jika produknya ingin terus berkembang dan laku di pasaran, karenanya digitalisasi UMKM merupakan hal penting yang harus dilakukan.

Peranan bank sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kepentingan mengembangkan usahanya. Berkenaan dengan kondisi tersebut, dalam rangka mendukung perkembangan UMKM, bank bjb membuat program “bjb PESATkan UMKM“.

Dalam program ini para peserta akan diberikan edukasi mengenai cara mengelola dan mengembangkan usaha dengan baik dan benar, sekaligus memperkenalkan digital marketing agar mereka dapat menerapkan digitalisasi untuk bisa melakukan penjualan melalui platform digital serta media sosial dengan harapan dapat mengoptimalkan bisnis mereka.

Dalam pelatihan tersebut juga para peserta akan diperkenalkan dengan produk serta layanan bank bjb, khususnya produk-produk kredit UMKM untuk pembiayaan dan modal usaha mereka, dan produk digital banking bank bjb.

Selain itu peserta juga diperkenalkan dengan produk bjb DPLK untuk membantu mereka memahami akan pentingnya mempersiapkan masa pensiun. Melalui penggunaan produk dan layanan bank bjb ini, diharapkan para pelaku umkm dapat memanfaatkan teknologi dan peran perbankan untuk dapat berkembang dan memiliki prospek yang baik kedepannya.

Penyelenggaraan kegiatan pelatihan “bjb PESATkan UMKM” akan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Bentuk penerapan protokol kesehatannya antara lain:

  • Kegiatan diselenggarakan di meeting room hotel yang terjamin kebersihan dan higienitasnya.
  • Pembatasan jumlah peserta sebanyak maksimal 30-50 orang per kegiatan disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di masing-masing daerah.
  • Penyediaan fasilitas termo gun, hand sanitizer serta perlengkapan sterilisasi lain di tempat kegiatan.
  • Penerapan wajib menggunakan masker bagi seluruh peserta dan panitia penyelenggara.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *