Jika Anda Melajang Jangan Merasa Kesepian

  • Whatsapp
Jika Anda Melajang Jangan Merasa Kesepian


Bagi sebagian orang, hidup melajang (membujang/belum punya pasangan) membuatnya merasa kesepian. Bahkan ada juga yang menjalani kesehariannya dengan rasa hampa, pesimis hingga frustrasi.

Bacaan Lainnya

Photo:Pexels.com

Namun bagi sebagian lainnya, kesendirian tanpa pasangan justru membuatnya lebih berdaya dan merasa bebas. Perspektif mereka menganggap melajang bukanlah bencana tetapi malah bermanfaat bagi kepribadian mereka.

Tahukah Anda mengapa melajang bisa menjadi salah satu periode paling berpeluang untuk perkembangan hidup kita? Ini beberapa alasannya dilansir dari Bright Side.

Fokuskan Tujuan

Orang lajang sering dianggap kesepian dan tidak bahagia. Jika saat ini Anda masih melajang (untuk alasan apa pun), maka perlu mengubah klise itu. Beberapa orang lebih suka membujang karena pilihan mereka sendiri, dan itu perlu dihormati.

Dengan melajang, Anda justru dapat menemukan jati diri sendiri di tengah perubahan peristiwa yang tidak Anda duga. Bagaimanapun juga, menjadi lajang bukanlah stigma dan tidak selalu berarti kesepian.

Mulailah berpikir positif tentang periode hidup Anda. Menjadi lajang adalah waktu yang sangat tepat untuk menetapkan tujuan baru dan mencapai hal-hal yang mungkin tidak akan Anda capai jika Anda menjalin hubungan. Gunakan momen ini untuk fokus pada sesuatu benar-benar Anda inginkan dan butuhkan, juga perluas batasan dan wawasan Anda.

Nikmati Kesendirian

Anda dapat merencanakan perjalanan Anda sendiri dan tidak perlu mempertimbangkan preferensi orang lain. Anda dapat merencanakan rutinitas harian Anda hanya dengan pertimbangkan keinginan dan selera Anda. Jika Anda berada pada keputusan sulit dan mengatasi tantangan sendiri, hal itu akan membuat Anda lebih tegar.

Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk diri sendiri dan memahami siapa Anda serta apa yang Anda inginkan.  Lakukan hobi baru, atau tetapkan tujuan profesional baru, dan hal lain yang dapat Anda pikirkan.

Pergi ke mana pun dan kapan pun Anda suka. Jelajahi setiap sudut dunia yang indah ini. Kunjungi tempat-tempat baru, coba makanan baru, bertemu orang baru, olah raga baru, dan jadikan perjalanan solo Anda sebagai waktu terbaik dalam hidup Anda. Nikmati hidup kesendirian Anda sepenuhnya.

Alihkan Romansa

Jika Anda merindukan romansa hubungan cinta yang pernah Anda miliki, alihkan fokus Anda ke hubungan penting lainnya, seperti kepada teman dan keluarga Anda.

Anda dapat membelikan mereka beberapa bunga, sekotak coklat favorit, atau pun perhiasan mewah. Mungkin mereka akan memberi Anda dukungan ketika Anda memerlukannya. Saat Anda menikmati masa lajang, Anda dapat meluangkan lebih banyak waktu dan upaya untuk memperkuat hubungan penting ini.

Sesekali temuilah teman-teman Anda, atur makan malam bersama keluarga besar, dan ikuti terus apa yang terjadi dalam kehidupan orang terdekat dan tersayang Anda. Ini juga dapat membantu mengembangkan kelompok sosial batin dan memperkuat kesehatan mental Anda.

Dimulai dari Diri Sendiri

Kita tahu betapa pentingnya mencari (dan akhirnya menemukan) seseorang yang kita cintai dan tinggal bersama selamanya. Tetapi bagaimana jika Anda tidak memiliki orang itu saat ini? Haruskah menunggu dan mencari cinta siang dan malam?

Ingat, cinta untuk seseorang dimulai dengan mencintai diri kita sendiri. Artinya, jika Anda memperlakukan masa lajang sebagai pembelajaran untuk pertumbuhan dan cinta untuk diri Anda sendiri, maka ketika Anda bertemu seseorang yang Anda inginkan menjadi pasangan, Anda dapat memberikan kasih sayang sepenuhnya dengan membawa kedamaian dan harmoni, bukan kesedihan dan penyesalan.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *