Mahkamah Konstitusi Menolak Uji Materi untuk Legalkan Ganja Medis


Mahkamah Konstitusi telah memutuskan untuk menolak uji materi UU Narkotika demi melegalkan ganja medis.

“Berdasarkan penilaian atas fakta dan hukum. Mengadili, satu, menyatakan permohonan pemohon V dan VI tidak dapat diterima. Dua, menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya,” ucap Ketua MK, Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan melalui kanal Youtube MK, Rabu (20/7).

MK menolak uji materi tersebut karena pengkajian tentang manfaat medis dari ganja merupakan wewenang DPR dan pemerintah sehingga Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) sebagai pemohon V dan Perkumpulan Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat atau Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM) sebagai pemohon VI dianggap tidak berkedudukan hukum sebagai pemohon. Selain itu, MK menilai alasan pengajuan pemohon kepada MK tidak cukup rasional untuk dikabulkan setelah ditinjau dari berbagai aspek.

Desakan untuk melegalkan ganja demi kebutuhan medis telah santer digaungkan oleh banyak aktivis. Kandungan dalam ganja diduga berguna untuk meringankan Cerebral Palsy. Usaha melegalkan ganja untuk keperluan medis juga telah mendapat lampu hijau dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Pihaknya berjanji bakal segera menerbitkan regulasi yang mengatur pelaksanaan riset tanaman ganja untuk kebutuhan tersebut.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.