Munadi Herlambang Salurkan Bantuan Jasa Raharja Peduli Korban Gempa Bali

  • Whatsapp


SuaraPemerintah.ID-PT Jasa Raharja melalui program Jasa Raharja Peduli menyalurkan bantuan atas bencana gempa bumi yang terjadi di Pulau Dewata berkekuatan 4,8 magnitudo, pada Sabtu 16 Oktober 2021 lalu. Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah tempat ibadah, rumah warga, fasilitas umum, dan pemerintah serta membuat kerusakan di 29 desa.

Bacaan Lainnya

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Munadi Herlambang mengatakan, segenap insan Jasa Raharja merasa prihatin atas bencana gempa bumi terjadi di Bali dan berduka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia.

Guna mempercepat proses pemulihan, Jasa Raharja memberikan bantuan senilai Rp50 juta yang disalurkan secara langsung kepada koordinator bencana Satgas Nasional Bencana Daerah PT Pelindo III, di Benoa, Kuta, Bali.

Menurut Munadi, bantuan ini untuk meringkan beban masyarakat Bali, khususnya daerah yang tertimpa gempa bumi, agar dapat bertahan dalam situasi saat ini dan segera beraktivitas normal kembali.

Selain itu, Jasa Raharja memberikan bantuan pembangunan Pura Dang Kahyangan Pura Luhur Kubontingguh, yang berlokasi di Penebel, Tabanan, senilai Rp50 juta. Turut hadir dalam penyerahan bantuan Anggota Komisi XI DPR RI Agung Wirajaya, para pengempon Pura Kubontingguh, aparat desa setempat dan masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar dalam pendirian tempat ibadah, yang nantinya dapat dipergunakan dalam ritual keagamaan masyarakat Bali,” jelas Munadi Herlambang dalam siaran persnya, di Bali, Senin (25/10/21).

Sebelumnya, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah, bencana gempa bumi yang terjadi di Bali mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan delapan luka-luka.

Kerusakan material terjadi di 125 titik di 10 desa di Kintamani, lima titik di lima desa di Bangli, 16 titik di delapan desa di Susut, dan 40 titik di enam desa di Tembuku. Gempa juga mengakibatkan tiga desa terisolasi, yakni Desa Trunyan dihuni 1.020 jiwa, Desa Abang Songan 151 jiwa, dan Desa Abang Batudinding sebanyak 726 jiwa.

Gempa juga mengakibatkan terjadinya kerusakan 89 tempat ibadah, 282 rumah warga, 91 fasilitas umum, dan 5 fasilitas pemerintah.

Menurut Munadi Herlambang, Jasa Raharja Peduli merupakan salah satu program dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN. Program ini menjadi komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola, dengan prinsip lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.

Pelaksanaan Program TJSL BUMN berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta berpedoman kepada ISO 26000 sebagai panduan pelaksanaan program, dengan harapan pelaksanaan Program TJSL BUMN yang lebih terukur, berdampak dan berkelanjutan.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *