Para Perempuan dalam REUNION RE:DEFINED tampil unik dengan padu padan lingerie Nipplets dan busana kasual


Produsen lingerie lokal, Nipplets, patut berbangga karena produknya dikenakan oleh para perempuan di event REUNION RE:DEFINED yang digelar di Hush! Senopati, Jumat (17/11). Dalam acara tersebut, para penonton, panitia, dan pembicara perempuan memadu-padankan produk lingerie dari Nipplets dengan busana kasual, menciptakan tampilan keseluruhan yang cantik, unik, dan berani.

“Jujur terkesima dan proud of them, karena bisa ngeliat produk yang biasanya kita (team) liat sehari hari, dan handle dalam campaign dipakai sama orang banyak,” Ilyavery, Creative Director Nipplets mengungkapkan kepada Volix. “Mereka stylingnya keren keren, bener bener mereka kreasikan dan ekspresikan sesuai keinginan dan kepribadian masing masing, itu bercerita banyak tentang orang yang memakainya. Aura nya juga jadi lebih WOW gitu,” imbuhnya dengan antusias.

Menurut Ilyaveri, misi Nipplets dalam kampanye-nya kali ini yang bertajuk “Freedom of Fantasy” adalah untuk membangkitkan semangat dan suara perempuan Indonesia, terutama untuk menyuarakan ekspresi-ekspresi yang terbelenggu akibat konstruk sosial yang mendikte apa yang bisa dan tidak bisa dicapai oleh perempuan.

“Ekspresi diri ini ga harus diucapkan atau ditampilkan kepada seluruh orang, [ekspresi tersebut bisa saja] hanya dilakukan di dalam untuk diri sendiri. Sementara, Nipplets secara harfiah; ‘dalaman’,” ujar Ilyavery. “Karena ekspresi diri, mimpi, dan kebebasan [wujudnya] ga harus selalu ditunjukan. Bisa juga apa yang kita rasakan dan nikmati sendiri sebagai seorang individu.”

Misi Nipplets untuk menjadikan perempuan percaya diri bagi dirinya sendiri diamini oleh Mandy, lead project manager untuk acara RE: UNION RE: DEFINED. Di acara tersebut, perempuan 21 tahun ini tampil berani dengan Wild Dream set dari Nipplets, dipadukan dengan turtleneck dipotong hitam dan celana tentara bomber.

“Susah loh untuk percaya diri pake lingerie. Terutama, karena sebagai perempuan kita selalu didikte badan yang bagus itu yang seperti apa” ujarnya kepada Volix. Tapi begitu Anda mengenakan pakaian dalam, Anda akan merasa seksi. Itu artinya kamu akhirnya merasa nyaman dengan kulitmu sendiri!”

Hal senada diungkapkan oleh Bella, seorang entrepreneur berusia 27 tahun yang menghadiri acara tersebut sebagai penonton. Bella mengenakan tanaman top dilapisi putih dengan set pakaian dalam hitam dari Nipplets, juga celana baggy kargo warna cokelat yang dikenakan di panggul. Pakaian ini dilengkapi sepatu kets putih juga topi baja dan anting panjang yang berkilauan.

“Cerita nya ini Lihat Jennie BP lg konser di jakarta. Menggoda, berani, semua mata tertuju pada Anda tapi tetap santun karena masih ada atas nya yg menyelimuti tubuh,” ujar Bella ketika ditanya soal inspirasi pakaian-dia.

Menurut Bella, memadu-padankan lingerie dengan busana kasual untuk nongkrong bareng atau menghadiri peristiwa publik seperti ini membuatnya makin berani, percaya diri, dan tak kenal takut.

“Kalau di game, ceritanya dapet special extra power yg bikin kita lebih menonjol dari player lain. Dan kalau udah dapet extra power, rasanya tuh jadi lebih berani, gak takut utk mengeksplorasitrs punya percaya diri lebih dan jadi punya desire lebih untuk win more games!” ujarnya bersemangat.

REUNION RE:DEFINED adalah rangkaian dari IdeFest 2022 yang melibatkan Volix Media. Acara bincang-bincang ringan ini dikemas sebagai Viniar, acara talkshow reguler Volix yang dipandu oleh Marlo. Acara kali ini spesial karena merupakan Viniar offline yang dihadiri penonton untuk pertama kalinya. Dengan pembicara Ernanda Putra dan Ellyse Sinsilia, pendiri Makna Group, diskusi dengan tema “Bisnis Bareng Walau Bucin: Ketika Pasangan Hidup Jadi Pasangan Kerja” berlangsung hangat dan meriah. Ellyse Sinsilia sendiri mengenakan satu lingerie set dari Nipplets dipadukan dengan kemeja biru yang terlihat cantik dan profesional.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *