Headline

Pemprov Jateng Gelar Program Beli Parsel Lebaran dari UMKM

170
×

Pemprov Jateng Gelar Program Beli Parsel Lebaran dari UMKM

Sebarkan artikel ini
Pemprov Jateng Gelar Program Beli Parsel Lebaran dari UMKM


SuaraPemerintah.id – Untuk  memajukan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Pemerintah Provonsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar program belanja parsel dari UMKM.

Adanya program tersebut langsung memberi dampak positif, tercatat 2 ribu paket telah laku terjual dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), BUMD maupun BUMN.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Ema Rachmawati menuturkan, gerakan ini didasari niat untuk menyerap produk pengusaha kecil, jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Tujuannya, untuk membantu penjualan pengusaha UMKM, di tengah pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan, ada tiga produk parsel yang ditawarkan yakni, paket Sukkari senilai Rp 300.000, paket Medjool senilai Rp 400.000 dan paket Ajwa senilai Rp 500.000.

Di dalam paket parsel tersebut terdapat 10 hingga 14 produk, seperti abon, rengginang, emping, sirup jahe, kopi, stik sayur, serundeng, keripik talas, hingga bandeng kaleng.

“Kalau kesiapan dari UKM, terlebih dahulu kami kurasi. Paling tidak untuk yang produk makanan harus memiliki izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan (label) halal. Itu untuk menjamin keamanan dari konsumen. Kedua, dari segi kemasan harus yang bagus, saya tidak mau yang bungkusnya plastik tipis. Selanjutnya kapasitas produksi harus siap memenuhi 1000 paket dalam kurun dua minggu,” ujarnya, melalui sambungan telepon, Jumat (23/4/2021).

Ia mengatakan, gerakan belanja produk UKM Jateng mendapat respon baik dari lingkup OPD Provinsi Jateng. Hingga saat ini sudah 2000 paket terjual.

“Pak Gubernur juga beli yang paket Rp 500 ribu beli lima belas, pokoknya banyak pak gub itu. Pokoknya kalau tidak 15, 20 ya 30 paket belinya, kalau tidak salah ingat. Ya Paket Ajwa, Medjool sama Sukkari dibeli semua,” ungkapnya.

Ema mengatakan, selain di OPD Pemprov Jateng, gerakan ini juga dilakukan di lembaga keuangan, yang dikomandoi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ke depan, program ini diharapkan diadopsi dengan event yang berbeda.

“Ide awalnya dari Pak Amman OJK, yang ingin membantu penjualan dari UKM. Ini sebagai bentuk karikatif (bantuan kepedulian), di masa lebaran kan banyak membutuhkan. Harapannya untuk event lain semisal pemberian cenderamata kita arahkan ke UKM. Seperti yang dilakukan OJK, yang memberikan bingkisan ke tamu tapi isinya dari produk UKM,” imbuhnya.

Dengan pembelian parsel dari UKM, Ema berharap dapat menambah modal pengusaha yang sempat terimbas efek Covid-19.

“Ya, paling tidak bisa menambah modal buat usaha berikutnya. Kemudian, mereka (UKM) ketemu dengan offtaker baru ketemu pelanggan baru,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto: Ilustasi Ninja Xpress Membantu UMKM Memajukan Arus Kas dengan Aplikasi Ninja Biz dan Fitur Kirim Dulu, Bayar Kemudian (Docs. NinjaXpress)
Ekonomi

Suara-Pembaruan.com – Melihat kebutuhan UMKM yang semakin tinggi terhadap platform pengiriman paket yang menyediakan akses mudah dan berbagai opsi metode pengiriman, Ninja Xpress, perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia yang…

Kominfo Siapkan 2 Aplikasi untuk Dorong Digitalisasi UMKM
Headline

SuaraPemerintah.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi (Kominfo) berupaya mempercepat digitalisasi di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membangkitkan perekonomian Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan…

Ini Beberapa Strategi Utama Kemenkop Tingkatkan Ekspor UMKM
Headline

Suara-Pembaruan.com – MenkopUKM Teten Masduki memaparkan beberapa strategi utama yang akan dan sedang dilakukan untuk meningkatkan ekspor UMKM. Pertama, penguatan database, pemetaan potensi produk maupun pasar melalui Basis Data Tunggal UMKM,…