Qualcomm dan AMD Kesal Apple Jadi Anak Emas TSMC

  • Whatsapp


Jakarta, Selular.ID – Dua pelanggan terbesar TSMC tengah mempertimbangkan untuk memberi jatah ke Samsung untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka. TSMC dan Samsung adalah manufaktur pengecoran independen terbesar di dunia.

Bacaan Lainnya

Beberapa pelanggan terbesar TSMC termasuk Apple, Qualcomm, AMD, MediaTek, NVIDIA, dan Intel. TSMC dan Samsung adalah manufaktur yang paling berteknologi maju dalam hal node proses karena keduanya telah mengembangkan chip 5nm dan juga 4nm.

Dua perusahaan yang ingin memberi jatah bisnis kepada Samsung adalah Qualcomm dan AMD. Qualcomm sebenarnya ingin memberi Samsung beberapa bisnis tambahan karena telah mengandalkan pengecoran untuk memproduksi chipset Qualcomm 8 Gen1 andalannya yang baru.

Ya, perusahaan memang tidak selalu setia. Setelah Samsung memproduksi SoC Snapdragon 835 dan Snapdragon 845, Qualcomm meninggalkan Samsung untuk proses 7nm TSMC yang digunakan untuk membangun chipset Snapdragon 855 dan Snapdragon 865. Qualcomm kembali ke Samsung tahun lalu untuk chipset 5nm Snapdragon 888.

Menurut laporan GizChina, selain mendiversifikasi rantai pasokan mereka, langkah penting saat ini bagi perusahaan adalah menjamin penerimaan pasokan. Baik Qualcomm dan AMD sudah muak dengan perlakuan khusus yang diterima Apple dari TSMC.

Apple adalah pelanggan TSMC terbesar dan awal tahun ini ketika manufaktur menaikkan harga sebesar 20%, Apple dilaporkan hanya menerima kenaikan harga 3%.

Apple juga dilaporkan telah mengikat batch awal produksi 3nm TSMC yang membuat Intel menjadwalkan kunjungan ke Taiwan untuk berbicara dengan TSMC dan “menghindari pertengkaran dengan Apple” atas ketersediaan produksi 3nm.

Karena kekurangan chip, tidak ada perusahaan yang ingin pasokannya terganggu. Diversifikasi rantai pasokan adalah salah satu langkah paling cerdas yang dapat dilakukan perusahaan.

Mendapatkan chip adalah tugas yang sulit akhir-akhir ini berkat kelangkaan global. Contohnya Huawei. Meskipun perusahaan merancang chip Kirinnya sendiri, perusahaan tidak memiliki fasilitas fabrikasi yang diperlukan untuk membuatnya.

Pengalaman Huawei juga merupakan kisah peringatan tentang apa yang bisa terjadi pada produsen yang terlalu bergantung pada pasokan dari satu wilayah negara. Jadi langkah cerdas bagi perusahaan adalah mendiversifikasi rantai pasokan mereka. Semua orang melakukannya. Apple misalnya, menurunkan ketergantungannya pada Samsung untuk panel layar.

Kekhawatiran lain yang diungkapkan oleh Qualcomm dan Samsung, adalah bahwa TSMC akan berusaha sekuat tenaga untuk membuat Apple tidak membagi kapasitas produksi untuk mengembangkan chip-nya ke perusahaan lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *