Siap Sambut 5G, Ini Persiapan Hutchison Tri Indonesia

  • Whatsapp


Jakarta, Selular.ID – Indonesia sudah mulai komersialisasi jaringan 5G di tahun 2021. Ada tiga operator seluler yang dinyatakan diperbolehkan untuk menggelar layanan 5G komersial di Indonesia untuk saat ini, yaitu Indosat Ooredoo, Telkomsel, dan XL Axiata.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Smartfren diketahui juga tengah gencar mengkebut upaya untuk memiliki layanan 5G. Lantas sejauh mana persiapan di kubu Hutchison 3 Indonesia?

Chandra Hawan Aden, Direktur Intercarrier, Government and Regulatory Relations, Hutchison 3 Indonesia menyampaikan bahwa mereka juga serius untuk memanfaatkan dan menggelar jaringan 5G di samping tengah fokus menuju penyelesaian merger dengan Indosat Ooredoo pada Desember 2021 mendatang.

“Bicara persiapan, berbagai inovasi di network sudah kita kembangkan. Maaf bila belum bisa disclose secara gambang dan detail. Tapi garis besarnya, kita sudah menerapkan distributed core network architecture. Dimana distributed core network architecture ini kita bisa meningkatkan performance dan menurunkan latensi,” ujar Chandra, saat mengisi acara pada acara Selular Indonesia 5G Conference yang digelar Selular Media Network hari Rabu (27/10/2021).

Seperti kita ketahui, Hutchison 3 Indonesia dan Indosat Ooredoo sedang dalam proses merger. Kemungkinan besar Hutchison 3 Indonesia akan mengimplementasikan jaringan 5G setelah resmi merger dengan Indosat Ooredoo. 

Tri Indonesia saat ini memiliki lebar pita 2×10 MHz di frekuensi 1,8 GHz. Jika mencapai kesepakatan merger dengan Indosat Ooredoo, maka potensi lebar pita yang dimiliki di frekuensi 1,8 GHz sekitar 65 MHz.

“Kemudian kita juga sudah mengembangkan transmission network transformation untuk routing supaya bisa mencari link-link yang lebih optimal. Jadi kapasitas, jaringan, dan mengurangi latensi sehingga pelanggan bisa mengakses internet dengan lebih cepat. Khususnya gamer-gamer akan senang dengan inovasi semacam ini,” sambungnya.

Dilihat dari pasar global, induk perusahaan CK Hutchison pun mempelopori pengembangan layanan 5G seperti di Inggris, Hong Kong, Australia dan beberapa negara lain.

Hutchison 3 Group, dijelaskan Chandra, sudah memberikan inisiatif-inisiatif bisnis kepada Hutchison 3 Indonesia baik yang menyasar consumer maupun korporasi.

Sebagai contoh di kelas enterprise, perusahaan telah menawarkan layanan berbasis Internet of Things (IoT) melalui unit bisnis 3Business. 3 Indonesia melakukan kolaborasi penyediaan solusi platform IoT dengan Nokia WING (Worldwide IoT Network Grid) sejak akhir tahun 2020 lalu.

Pelanggan Tri Indonesia melalui unit 3Business, dapat melakukan kontrol dan lacak perangkat IoT dan aset dengan layanan manajemen platform terintegrasi. Layanan ini juga memberikan kontrol perangkat dan paket koneksi secara real time.

“Selain itu kita juga ada beberapa solusi SD-WAN untuk sektor retail. Itu beberapa contoh kami sudah mengembangkan dan mempersiapkan inovasi-inovasi untuk produk kami baik dari sisi retail dan IoT untuk segmen korporasi. Sekarang sudah digunakan, dan akan lebih enhanced lagi bila menggunakan jaringan 5G kita,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *