Siapa Pemilik Apotek Jaringan Terluas di Indonesia?



Di Indonesia jaringan apotek-apotek besar dan top of mind masyarakat masih didominasi oleh nama-nama tertentu. Siapa pemilik apotek jaringan terluas di Indonesia?

Obat-obatan di Indonesia menjadi salah satu kebutuhan pokok yang selalu dicari oleh masyarakat.
Selain di rumah sakit, puskesmas, atau klinik resmi obat-obatan medis bisa didapatkan di apotek-apotek yang tersebar di Indonesia.

Ada beberapa apotek yang menjadi top of mind atau tujuan pertama masyarakat dalam mencari obat-obatan.

Apotek-apotek tersebut berjejaring di seluruh Indonesia dan dimiliki oleh instansi atau perseorangan. Siapa saja?

Pemilik Apotek di Indonesia

Dilansir dari bisnis.com berikut adalah pemilik apotek yang jaringannya sudah meluas di Indonesia.

Baca Juga: Manfaatkan Peluang di Tengah Pandemi, Franchise Apotek Bisa Kamu Coba Nih

1. Gideon Hartono

Gideon Hartono merupakan pemilik dari Apotek K-24. Awalnya Ia berprofesi sebagai dokter lalu merambah menjadi pengusaha tepatnya di bidang farmasi dengan membuka apotek.

Sejak pertama kali di buka di Yogyakarta (2002), hingga saat ini Apotek K-24 telah memiliki lebih dari 430 gerai yang tersebar di 24 provinsi dan 111 kabupaten/kota di Indonesia.

Apotek K-24 menyediakan stok obat yang komplit dengan harga yang terjangkau. Tidak hanya itu, jam operasional apotek ini pun 24 jam non-stop demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan obat yang tidak menentu.

2. Eddie Lembong

Eddie Lembong merupakan pemilik dari beberapa jaringan apotek PT Pharos Indonesia, seperti Apotek Century, Apotek Generic dan Century Healthcare.

PT Pharos Indonesia sendiri menjadi perusahaan farmasi tertua dan terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 30 September 1971.

3. Grup PAHLAWAN

HERO Group didirikan oleh Muhammad Saleh Kurnia. Salah satu lini bisnis HERO Group dalam bidang farmasi adalah Guardian.

Guardian merupakan gabungan dari apotek modern dalam bentuk toko yang menyediakan produk kesehatan dan kecantikan. Toko ini sudah tersebar di hampir seluruh Indonesia.

4. BUMN

Badan Usaha Milik Negara juga memiliki apotek yang berjejaring luas hampir di seluruh Indonesia. Ada sejumlah jaringan apotek besar, yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Apotek Biofarma, Apotek Kimia Farma, dan Apotek Indofarma Tbk adalah contohnya. Ketiga jaringan apotek yang sudah punya total gerai hingga puluhan ribu ini, bertujuan untuk memperkuat kemandirian industri farmasi nasional, meningkatkan ketersediaan produk, dengan menciptakan inovasi bersama dalam penyediaan produk farmasi.

Baca Juga: Lebih dari Jaminan, Ini Hal-Hal yang Membutuhkan BPJS Kesehatan

5. CK Hutchison Holdings

CK Hutchison Holdings memiliki sebagian besar saham dari Watsons, jaringan apotek dan perawatan kecantikan terbesar di Asia.

Watsons mirip seperti Guardian dan sudah tersebar di banyak kota di Indonesia. Selain di Indonesia, Watsons telah beroperasi di lebih dari 7.200 toko dan 1.500 farmasi di Hong Kong, Makau, Tiongkok daratan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, Turki, Ukraina, Rusia dan Vietnam.

Baca juga rangkuman dari artikel ini di Instagram Suara-Pembaruan.com!

‘Konglomerat’ Pemilik Apotek di Indonesia (bisnis.muda.id)

Mau tulisanmu dimuat juga di Suara-Pembaruan.com? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Suara-Pembaruan.com dengan klik “Mulai Menulis”.

Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *