Sudah Saatnya Ada Insentif Trial Use Case 5G dari Pemerintah  

  • Whatsapp


Selular.ID – Sarwoto Atmosutarno, Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) menyebut sudah saatnya ada insentif trial use case 5G dari pemerintah.

Bacaan Lainnya

Mantan Direktur Utama Telkomsel itu menjabarkan secara keseluruhan, ada tiga fase utama era 5G di Tanah Air.

“fase pertama  merupakan fase penggealran awal yang berupa kegiatan investasi dan fase pembelajaran di mana setiap actor 5G akan menanamkan modal dan berharap peroleh pendapatan yang relatif kecil  di beberapa tahun yang akan datang,”  ujar Sarwoto, dalam webinar bertajuk ‘Menapaki Masa Depan Komunikasi Data’ yang digelar Telset, Selasa (11/1).

Pada fase dua merupakan fase dimana semua pemain 5G mulai mendapatkan penghargan, dari investasi yang dilakukan untuk use case 5G yang massif.

Sedangkan fase tiga, merupakan fase dimana keuntungan dari peggelaran 5G mulai dirasakan. Pada fase ini ekosistem 5G akan memainkan peran penting terutama untuk memperkenalkan aplikasi dan use case yang belum pernah dihadirkan sebelumnya.

“Fase pertama dan dua paling tidak memakan waktu 3-4 tahun, maka hemat kami perlu dipertimbangkan baiknya gelaran trial use case ini dibiayai penuh oleh pemerintah,” sambungnya.

Hal ini dirasa penting, karena pendanaan infrastruktur untuk mendukung transformasi digital sejauh ini, 98,3% atau setara 428 Triliun digelontorkan oleh industri telekomunikasi, sedangkan sumber dana dari APBN atau pemerintah sebesar 1,2% atau Rp7,2 Triliun saja.

Maka kesuksesan use case trial untuk ekosistem 5G perlu disokong pemerintah menjadi ideal, “di kasih dulu lah, kemudian use case suatu model yang sukses maka tinggal di copy ke yang lain, tinggal penerapan,” cetusnya.

Kemudian jika investasi naik, Telkomsel misal menurut Sarwoto dibenamkan ke 4G beserta ekosistem 4G di dalamnya, sedangkan kondisi pendapatan basic service-nya stagnan.

“Itu rasional, sedangkan industri telekomunikasi memiliki kemandirian dalam pembangunan infrastruktur digital, untuk itu perlu dijaga agar industri ini tetap sehat serta memperoleh kemudahan penggelaran infrastruktur,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *