Tesla Digugat, Ada Pelecehan Seksual Pekerja Wanita di Pabrik – Otomotif – Majalah Time.com

  • Whatsapp


California, Majalahtime.com – Produsen mobil listrik asal California, Amerika Serikat (AS) – Tesla Inc – kembali dirundung masalah, meski persoalan baru ini tak terkait dengan teknis dan kualitas mobil listrik buatannya. Pabrikan yang kini dikomandani Elon Musk itu kini digugat gegara isu pelecehan seksual terhadap pekerja wanita di pabrik.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana dilaporkan Postingan dan Reuters, Sabtu (20/11/2021) adalah Jessica Barraza, seorang pekerja wanita di pabrik Tesla yang berada di Fremont, California yang mengajukan gugatan itu. Perempuan beranak dua – berusia 38 tahun – itu menuduh Tesla telah menjadikan perempuan sebagai obyek kondisi mimpi buruk berupa pelecehan seksual yang merajalela.

Dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Tinggi California di Alameda County, Kamis (18/11/2021) itu Barraza mengatakan diirinya dipekerjakan Tesla sejak Oktober 2018. Tak lama setelah itu saban hari dia mendapatkan perbuatan tak senonoh dari pekerja pria yang melecehkan secara seksual.

Ilustrasi salah satu mobil buatan Tesla – dok.Istimewa via Inc.Magazine

Perbuatan tak menyenangkan itu dia terima dalam bentuk ucapan maupun tindakan. Kata-kata yang menyebut bagian-bagian tubuh hingga sentuhan kerap dia terima. “Pelakunya tak hanya rekan sesama pekerja, tetapi juga pimpinan, pengawas dan bahkan penyelia sendiri,” menurut isi gugatan itu.

Barraza mengaku telah berulang kali mengeluh kepada manajer dan petinggi di bagian sumberdaya manusia perusahaan. Tetapi mereka dinilai gagal melindunginya hingga aksi pelecehan itu mencapai titik puncaknya pada bulan September lalu.

“Dia sekarang takut sendirian di ruang publik di sekitar pria yang tidak dia kenal. Dia telah mengambil cuti dan sedang menjalani pengobatan atau terapi.Kini dia bukan orang yang sama seperti dulu,” bunyi gugatan itu.

Sementara, Washington Post dan Tepi, Barraza menyatakan hampir setiap hari selama tiga tahun, dia dan teman perempuannya sesama pekerja di pabrik Tesla itu menjadi pelecehan. Dan sepanjang waktu itu pula tak ada orang yang peduli meski kejadian demi kejadian berlangsung di depan mata mereka.

Proses produksi mobil Tesla – dok.Tesla

“Saya hanya ingin melakukan pekerjaan saya, dan menghidupi keluarga saya tanpa harus menanggung pelecehan seksual terus-menerus. Saya merasa terdegradasi, terhina dan trauma,” ucapnya.

Seperti diketahui di pabrik Fremont itu Tesla memproduksi mobil listrik Model S, Model 3, Model X, dan Model Y. Tesla belum memberikan pernyataan terkait dengan gugatan ini. (Fan/Ara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *