Headline

Viral, Video Keluarga Tangisi Ibu yang Meninggal saat Video Call

246
×

Viral, Video Keluarga Tangisi Ibu yang Meninggal saat Video Call

Sebarkan artikel ini
Viral, Video Keluarga Tangisi Ibu yang Meninggal saat Video Call


Semakin hari kasus COVID-19 semakin meningkat. Tak hanya Indonesia, melainkan di seluruh dunia. Baru-baru ini sebuah video dari Malaysia mencuri perhatian publik lantaran menampilkan sebuah keluarga yang tengah menangisi ibu mereka yang meninggal saat video call.

Mengutip dari Liputan 6, video tersebut diunggah di Facebook oleh akun Aman Shah II. Video berdurasi 1 menit 30 detik itu menjadi viral di media sosial setelah dibagikan sebanyak 35 ribu kali dan meraih 3 ribu komentar dari warganet.

Artikel Terkait: Haru! Seorang Ibu Bertemu Anaknya yang Sudah Meninggal Lewat Teknologi VR

Viral Video Keluarga Tangisi Ibu yang Meninggal saat Video Call

Sumber: Facebook Aman Shah II

Pada hari Senin (24/5), akun Facebook Aman Shah II mengunggah sebuah video yang mengharukan. Video tersebut menayangkan group video call sebuah keluarga yang tengah menangisi ibu mereka yang meninggal.

Mirisnya, detik-detik terakhir sang ibu juga terekam dalam video tersebut. Ada 6 orang yang mengikuti video call tersebut dan semuanya menangisi kepergian sang ibu. Sementara sang ibu yang terlihat usianya sudah sepuh menggunakan masker oksigen dan tengah berada di ranjang rumah sakit.

Mengiringi kepergian sang ibu, anak-anaknya beserta keluarga masing-masing melantunkan syahadat. Mereka juga meminta maaf kepada sang ibu untuk yang terakhir kalinya.

Mengharukan, Satu Keluarga Tangisi Ibu yang Meninggal Saat Video Call

Sumber: Freepik

“Aku bingung… Kalian pikir dan coba tempatkan diri kalian dalam situasi seperti ini. Jika anak-anak hanya bisa bertemu, menyaksikan ibu mereka melalui video call seperti ini saat ibu mereka dalam situasi yang memprihatinkan, Allahu…” tulis Aman Shah dalam caption video tersebut menggunakan bahasa Melayu.

Dalam unggahannya, Aman menjelaskan bahwa video tersebut bukan ia yang mengambil. Ia hanya membagikan ulang video dari salah satu temannya di aplikasi Whatsapp. Aman mengaku sudah meminta ijin kepada Dato Affendi, sang empunya video tersebut dan memberikan bukti berupa tangkapan layar.

Menurut Dato Affendi, di Malaysia sendiri sudah merupakan prosedur di rumah sakit jika pasien COVID-19 sudah dalam keadaan yang tidak bisa tertolong lagi, maka dokter akan menyambungkan keluarganya melalui video call untuk terakhir kalinya.

Hal ini dilakukan karena tidak ada yang boleh menemani pasien di rumah sakit tanpa terkecuali. Agar tidak kehilangan kesempatan berbicara untuk terakhir kalinya, maka dilakukan sesi video call.

Artikel Terkait: Tragis! Cuma Minum Air, Ibu 4 Anak Diduga Meninggal Kelaparan di Tengah Pandemi

Meninggal Akibat Tertular COVID-19 dari Saudara

Mengharukan, Satu Keluarga Tangisi Ibu yang Meninggal Saat Video Call

Ilustrasi Sumber: Freepik

Melansir dari World of Buzz, ibu yang meninggal dalam video tersebut adalah pasien dari Rumah Sakit Shah Alam di Malaysia. Beliau meninggal akibat COVID-19 yang dideritanya, sementara Dato Affendi yang mengambil video tersebut adalah menantu laki-lakinya.

Dato Affendi sendiri mengijinkan video tersebut untuk dibagikan agar dapat memberikan pelajaran kepada orang lain mengenai betapa berbahayanya COVID-19 dan risikonya dapat menimpa siapa saja.

Berdasarkan keterangannya, ibu mertua Dato Affendi meninggal pada 24 Mei 2021 jam 4.45 pagi. Sebelumnya ia sudah dirawat di ICU selama 3 minggu dan sulit untuk bernafas tanpa bantuan oksigen.

Ia menceritakan bahwa asal muasal sang ibu mertua tertular COVID-19 karena saudara iparnya tertular dari temannya di kantor. Saudara ipar tersebut pulang ke rumah dan bertemu ibu mertua Dato Affendi, dan kontak dekat dengannya seperti mencium tangan dan mengobrol dekat-dekat tanpa menggunakan masker.

Artikel Terkait: Foto Terakhir Ibu yang Meninggal Usai Melahirkan Undang Haru Netizen

Tak lama kemudian, saudara ipar Dato Affendi dikonfirmasi positif COVID-19. Keluarga yang panik membawa ibu mertua Dato Affendi untuk melakukan tes dan ternyata hasilnya pun positif.

“Hanya bisa bertahan dua minggu sebelum meninggal, jadi berhati-hatilah (dengan COVID-19),” ungkapnya.

Postingan Aman Shah yang viral di Facebook tersebut menuai banyak simpati dari warganet, khususnya yang tinggal di Malaysia. Beberapa saling mengingatkan untuk meminta maaf dan memperlakukan orangtua dengan sebaik-baiknya selagi masih hidup dan sehat.

Video viral ibu yang meninggal saat video call tersebut memang cukup menyayat hati. Semoga bisa kita semua jadikan pelajaran untuk tak menganggap remeh COVID-19 dan menjaga kesehatan keluarga dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:

“Selamat jalan anakku,” kisah pilu ibu melahirkan bayi meninggal

Banjir Air Mata, Ibu Ini Wakili Wisuda Anaknya yang Telah Meninggal

Lagi, dua ibu bagikan kisah anak meninggal dan sakit karena asap rokok

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *