Walkot Tangsel Airin Kasus Zona Kuning Covid-19 RT Turun 243 Lokasi

  • Whatsapp
Walkot Tangsel Airin Kasus Zona Kuning Covid-19 RT Turun 243 Lokasi


Suara-Pembaruan.com – Wali Kota (Walkot) Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengungkapkan kasus zona kuning penyebaran COVID-19 tingkat RT mengalami penurunan dari 297 lokasi menjadi 243 lokasi. Kasus kematian mengalami penurunan dari 4,2 persen menjadi empat persen. Kemudian kasus aktif dari 6,6 persen menjadi 4,2 persen.
Seperti diketahui Pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjang PPKM skala mikro pada  9-22 Maret 2021 lalu. Airin menambahkan konsep PPKM mikro yang menitikberatkan pengawasan pada tingkatan Rukun Tetangga (RT) membuat mekanisme penanganan menjadi lebih efisien dan terfokus.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Dengan adanya langkah yang lebih terfokus ini, maka kegiatan di bidang lain yang mendukung pergerakan roda perekonomian menjadi bisa dijalankan. Berdasarkan data, di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah ada di zona kuning dari yang sebelumnya di zona “orange”. Ini terkait erat dengan pemberlakuan PPKM skala mikro.

Airin mengatakan berdasarkan data yang diterima terkait kasus COVID-19 di Kota Tangerang Selatan untuk kasus kematian mengalami penurunan dari 4,2 persen menjadi empat persen. Kemudian kasus aktif dari 6,6 persen menjadi 4,2 persen.

Tingkat kesembuhan pasien dari 89 persen meningkat menjadi 91 persen. Lalu, tingkat keterisian ruang rawat rumah sakit turun dari 75,2 persen menjadi 64.8 persen. Laju kasus COVID-19 terkonfirmasi dari 149 menjadi 62.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dengan target 90 persen dari yang sekarang mencapai 80 persen.

“Di hilir penambahan tempat tidur dan rumah lawan COVID-19 terus kita lakukan. Sekarang, penambahan dari RSUD Serpong Utara sebanyak 100 kapasitas tempat tidur,” kata Airin, Rabu, 24 Maret 2021.

Sementara itu berdasarkan data dari laman lawancovid19.tangerangselatankota.go.id pada tanggal 24 Maret 2021 pukul 09.00 WIB untuk kasus terkonfirmasi ada 9.241 kasus dengan rincian 8.496 yang sudah sembuh, 381 dirawat dan 364 yang meninggal dunia.

Sebelumnya Pemkot Tangerang Selatan telah membuat ruang lawan COVID-19 (RLC) zona dua yang memiliki kapasitas sebanyak 150 tempat tidur sehingga jika ditotalkan dengan zona pertama maka ada 300 tempat tidur.

Sementara menurut Koordinator RLC, Suhara Manullang menuturkan sudah membangun empat klaster dengan konsep terbuka. Pasien yang dirawat di RLC tahap dua adalah sudah menjalani isolasi selama tujuh hari di RLC zona satu, bukan pasien baru. RLC zona dua memiliki sejumlah fasilitas seperti mesin cuci dan air condition (AC) standing, juga tersedia  fasilitas publik seperti panic button, CCTV, dan jalur evakuasi.

“Hal itu dilakukan untuk menghindari bercampurnya pasien baru dan pasien yang sudah menghuni sebelumnya. Maka itu dibuat konsep terbuka agar membantu psikis pasien,” katanya. (red/pen)



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *