Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional 2022

  • Whatsapp
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional 2022


Suara-Pembaruan.com – Yogyakarta terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional tahun 2022. Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., seusai beraudiensi dengan DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kamis (03/06).

Bacaan Lainnya

Ngarsa Dalem menyambut baik penyelenggaraan Pesparawi Nasional tersebut dan menyatakan kesiapan Pemda DIY untuk mendukung pelaksanaannya. Pesparawi sendiri merupakan bentuk pelaksanaan kegiatan agama Kristen dalam bentuk pesta paduan suara yang diselenggarakan LPPN (Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional) dengan melibatkan gereja-gereja di Indonesia secara nasional. Penyelenggaraan kegiatan ini awalnya direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2021, namun harus mundur karena kondisi pandemi yang masih belum terkendali.

Terpilihnya Yogyakarta sebagai tuan rumah berdasarkan pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) tahun 2018 di Pontianak. Berdasarkan penilaian dan pertimbangan yang telah dilakukan, seluruh peserta Munas kemudian menetapkan Yogyakarta sebagai tuan rumah Pesparawi tahun 2022.

Menurut Thomas, Yogyakarta mempunyai ciri yang berbeda dengan beberapa tempat di mana Pesparawi Nasional pernah diselenggarakan sebelumnya. “Ada sedikit yang berbeda yaitu momentum pelaksanaan Pesparawi ini akan dijadikan juga untuk merekatkan persaudaraan antarbangsa dalam berbagai ragam agama,” ungkapnya.

Pesparawi Nasional ini akan diselenggarakan pada bulan Juni–Juli tahun 2022. Penyelenggaraan kali ini juga akan melibatkan pemeluk agama-agama lain dalam beberapa aktivitas yang dilakukan. Hal inilah yang membedakan Pesparawi kali ini dengan Pesparawi di tahun-tahun sebelumnya.

Turut menghadiri audiensi ini, Setditjen Bimas Kristen Urbanus Rahangmetan, Ketua Bidang I LPPN John Hutabarat, Ketua Harian LPPN Saur Hasugian, Ketua Umum LPPD DIY Agus Haryanto, Kepala Bappeda DIY Beni Suharsono, dan Plt. Kepala Biro Mental Spiritual DIY Maladi.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *