Suara-Pembaruan.com — Vodka of the Sea Arrives: Mother of Pearl Vodka Resmi Hadir di Indonesia
Setelah peluncurannya, Mother of Pearl Vodka kini tersedia melalui Drip Drop Bottleshop
serta di berbagai venue terkemuka seperti Dualism, The Swillhouse, Vault Jakarta, The Grand South House, dan Club Raia, di mana konsumen dapat menikmati karakter uniknya melalui sajian yang dikurasi secara profesional.
Pendekatan baru hadir dalam industri minuman beralkohol premium di Indonesia—
menawarkan cara pandang berbeda terhadap vodka.
Mother of Pearl Vodka, sebuah ekspresi ultra-premium yang didistilasi dari anggur Pinot Gris, resmi memulai debutnya di Jakarta.
Terinspirasi oleh kejernihan, pergerakan, dan kedalaman laut, brand ini menghadirkan pendekatan vodka yang lebih dinamis dan berakar pada karakter asal bahan bakunya—melampaui kategori yang selama ini didominasi oleh basis gandum.
Hasilnya adalah vodka dengan tekstur halus, sentuhan mineral yang lembut, serta akhir yang bersih namun tetap berlapis.
Bukan dirancang untuk menghilang dalam racikan, Mother of Pearl justru membawa struktur dan karakter, baik dinikmati neat maupun dalam koktail.
Pada intinya, vodka ini mencerminkan keyakinan bahwa vodka dapat tampil ekspresif dan memiliki identitas asal, tanpa kehilangan kejernihannya.
Mother of Pearl Vodka didirikan oleh Nic Hancock dan Nicola Thompson-Hancock, dengan visi untuk menciptakan spirit yang melampaui konvensi kategori.
Berbicara mengenai ekspansi ke Indonesia, Nic Hancock, Co-Founder & CEO, menyebut
kehadiran ini sebagai langkah penting dalam perjalanan brand ke Asia Tenggara.
“Peluncuran Mother of Pearl Vodka di Indonesia menandai tahap baru dalam ekspansi kami
di kawasan ini.”
“Didistilasi dari anggur Pinot Gris yang dipanen terlambat dan diproduksi
sepenuhnya secara in-house, vodka ini dirancang untuk menghadirkan kelembutan yang
presisi dengan karakter yang tetap terasa.”
“Dengan meningkatnya minat terhadap spirit premium di Indonesia, kami antusias memperkenalkan pendekatan vodka berbasis anggur ke pasar yang dinamis ini.”
Pendekatan brand ini banyak dipengaruhi oleh kehidupan pesisir—di mana laut bukan
sekadar inspirasi visual, melainkan juga membentuk rasa, ritme, dan keseimbangan.
Hasilnya adalah vodka yang terasa presisi dan autentik, premium tanpa terasa berlebihan.
Bagi Nicola Thompson-Hancock, Co-Founder & CMO, Mother of Pearl melampaui sekadar
produk.
“Memperkenalkan Mother of Pearl Vodka ke Indonesia merupakan momen penting yang
mencerminkan kekuatan brand ini sekaligus peluang dalam pasar premium yang terus
berkembang.
Dengan pendekatan desain yang modern serta perspektif feminin, kami menghadirkan interpretasi baru terhadap vodka mewah—lebih relevan dengan konsumen masa kini. Didukung oleh kemitraan lokal yang kuat, kami melihat potensi besar untuk membangun koneksi yang bermakna dengan konsumen di Indonesia.”
Filosofi ini juga tercermin dalam desain botolnya. Dengan siluet bersih dan detail warna
yang subtil, botol ini berinteraksi dengan cahaya secara halus, menghadirkan nuansa yang
berubah mengikuti sekitarnya. Sederhana namun tetap memiliki karakter, mencerminkan
keseimbangan antara restraint dan ekspresi.
Kehadiran brand ini ditandai melalui peluncuran eksklusif di Dualism Bar, yang
menghadirkan para pelaku industri, media, dan tastemakers dalam sebuah pengalaman
yang terkurasi.
Lebih dari sekadar acara peluncuran, malam tersebut dirancang sebagai interpretasi multi-sensori dari brand. Ruangan ditransformasi melalui permainan cahaya dan tekstur yang terinspirasi dari pergerakan air, menciptakan suasana yang imersif dan kontemporer.
Sebagai pusat pengalaman, disajikan pairing canapé dan cocktail yang dikurasi secara
khusus, dikembangkan melalui kolaborasi dengan Kilo Jakarta, sebuah nama yang dikenal
luas atas pendekatan kuliner lintas budaya yang modern.
Mencerminkan keseimbangan antara presisi, tekstur, dan kontras, menu ini menampilkan hidangan unggulan seperti wasabi tuna tartare, truffled tai yuzu roll, steak tartare, dan dark chocolate crémeux sebagai penutup—masing-masing didesain untuk menonjolkan dimensi yang berbeda dari vodka
tersebut.
Caipiroska membuka pengalaman dengan karakter segar dan cerah, menonjolkan kejernihan spirit. Moscow Mule menghadirkan keseimbangan antara rempah dan gelembung, mempertegas struktur bersihnya.
Salty Dog mengangkat mineralitas halus yang berpadu dengan grapefruit dan aksen saline. Sementara Vodka Martini menutup rangkaian dengan pendekatan yang presisi dan minimalis, memberikan ruang bagi tekstur dan karakter vodka untuk menjadi fokus utama.
Melalui rangkaian ini, Mother of Pearl menunjukkan fleksibilitasnya—bukan sebagai dasar yang netral, melainkan sebagai spirit dengan struktur dan kehadiran yang jelas dalam berbagai profil rasa.
Memimpin kehadiran brand di Indonesia, Edhi Sumadi, Chief Principal Mother of Pearl Vodka, melihat adanya keselarasan kuat dengan perkembangan pasar lokal.
“Merupakan suatu kehormatan untuk menyambut Mother of Pearl Vodka di Indonesia. Ini bukan hanya menandai kehadiran sebuah spirit premium, tetapi juga menjadi awal dari sebuah cerita baru—yang didefinisikan oleh elegansi, craftsmanship, dan sentuhan brilian yang terinspirasi dari keindahan laut. Mother of Pearl Vodka merepresentasikan kemurnian, kehalusan, dan perayaan, dan kami bangga dapat menghadirkan pengalaman ini kepada pasar Indonesia yang semakin menghargai kualitas dan keanggunan.”
Setelah peluncurannya, Mother of Pearl Vodka kini tersedia melalui Drip Drop Bottleshop
serta di berbagai venue terkemuka seperti Dualism, The Swillhouse, Vault Jakarta, The Grand South House, dan Club Raia, di mana konsumen dapat menikmati karakter uniknya melalui sajian yang dikurasi secara profesional.
Mother of Pearl hadir di Indonesia bukan sekadar sebagai label premium lainnya, tetapi dengan pandangan yang jelas: vodka tidak harus netral.
Dengan menggeser fokus dari sekadar kemurnian menuju tekstur, asal-usul, dan ekspresi, brand ini menawarkan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi baru—yang mencari kualitas sekaligus identitas dalam apa yang mereka konsumsi.
Di tengah kategori yang cenderung seragam, Mother of Pearl menghadirkan sesuatu yang lebih jarang ditemukan: perspektif baru.








