Hotline Redaksi: 0817-21-7070 (WA/Telegram)
Headline

Musik Bukan Lagi Pengiring Tari, Aksan Sjuman Siapkan Kejutan di Bintaro

×

Musik Bukan Lagi Pengiring Tari, Aksan Sjuman Siapkan Kejutan di Bintaro

Sebarkan artikel ini
Musik Bukan Lagi Pengiring Tari, Aksan Sjuman Siapkan Kejutan di Bintaro

Rumah Karya Sjuman Mempersembahkan Nada di Balik Tubuh, Babak Baru Perjalanan Artistik Kreativität Dance Indonesia

Suara-Pembaruan.comMusik Bukan Lagi Pengiring Tari, Aksan Sjuman Siapkan Kejutan di Bintaro

Apa jadinya jika musik tidak lagi sekadar mengiringi penari?

Aksan Sjuman bersama Indra Lesmana dan para koreografer Kreativität Dance Indonesia akan mencoba menjawabnya lewat “Nada di Balik Tubuh”, sebuah pertunjukan semi-imersif yang mempertemukan tari, musik hidup, dan penonton dalam jarak yang nyaris tanpa batas.

Ada yang tidak biasa di Gedung Putih, Bintaro, Minggu malam, 23 Agustus 2026. Penonton yang datang menyaksikan Nada di Balik Tubuh tidak hanya akan duduk dan melihat para penari bergerak di atas panggung.

Mereka akan diajak masuk lebih dekat ke dalam pertunjukan.

Rumah Karya Sjuman bersama Kreativität Dance Indonesia (KDI) menyiapkan Nada di Balik Tubuh sebagai sebuah eksperimen pertemuan antara gerak, musik, dan manusia.

Di bawah arahan artistik Aksan Sjuman, tujuh karya koreografi akan hadir dengan satu pertanyaan besar: dari mana sebuah gerak bermula?

Pertanyaan itu kemudian berkembang menjadi eksperimen yang lebih menarik. Selama ini musik hampir selalu dianggap sebagai pengiring tari. Dalam pertunjukan ini, hubungan tersebut coba dibalik.

Bagaimana jika tubuh ikut “menciptakan” musik? Bagaimana bila gerak penari, komposisi musisi, dan respons penonton saling memengaruhi?

“Selama ini penonton cenderung melihat musik sebagai pengiring tari. Melalui Nada di Balik Tubuh, kami ingin mengajak penonton melihat kemungkinan sebaliknya: bagaimana jika gerak tubuh, komposisi musik, bahkan penonton, terlibat dalam sebuah interaksi yang intim,” ujar Aksan Sjuman.

Pertunjukan dikemas dalam format semi-imersif, sehingga jarak antara penari, musisi, dan penonton dibuat lebih cair. Penonton bukan sekadar menyaksikan koreografi dari kejauhan, tetapi diajak merasakan atmosfer pertunjukan secara lebih dekat.

Ada Indra Lesmana

Nama besar lain yang membuat pertunjukan ini menarik adalah Indra Lesmana.

Bersama Aksan Sjuman, Indra membangun lanskap musikal yang akan dimainkan secara langsung. Musik bukan ditempatkan sebagai latar, melainkan menjadi bagian aktif dari perjalanan setiap karya.

Kolaborasi juga melibatkan kelompok multidisiplin Ura-Ura.

Tujuh karya koreografi akan ditampilkan. Enam di antaranya merupakan karya baru dari Yudistira Sjuman—yang menghadirkan dua karya—Nudiandra Sarasvati, Wenny Halim, Althea Sri Bestari, dan Syanindita Prameswari.

Ada pula satu karya yang membawa penonton kembali kepada sejarah panjang KDI.

Fragmen pas de deux dari repertoar ikonik Serdtse karya maestro tari Indonesia Farida Oetoyo akan kembali dihadirkan.

Kehadiran karya Farida menjadi jembatan antara dua generasi: warisan artistik KDI yang dibangun sejak 1995 dan keberanian generasi koreografer hari ini mencari bahasa baru.

Warisan Farida Oetoyo yang Terus Bergerak

KDI didirikan Farida Oetoyo pada 1995. Selama lebih dari tiga dekade, kelompok ini berkembang menjadi ruang pertemuan berbagai tradisi tari, musik, dan praktik artistik.

Yang menarik, warisan itu tidak diperlakukan sebagai sesuatu yang selesai.

Generasi berikutnya justru diberi ruang untuk mempertanyakan, mengembangkan, bahkan menemukan cara baru dalam membaca hubungan tubuh dengan musik.

Nada di Balik Tubuh menjadi salah satu hasil pencarian tersebut.

“Pertunjukan ini bukan menawarkan satu jawaban, melainkan membuka ruang untuk mengalami pertanyaan itu bersama,” kata Aksan.

Maka, jangan datang dengan harapan hanya melihat tari yang diiringi musik.

Mungkin justru malam itu penonton akan menemukan sesuatu yang sebaliknya: tubuh yang memiliki nadanya sendiri.

Nada di Balik Tubuh digelar Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB di Gedung Putih, Bintaro. Informasi tiket tersedia melalui Goers.