Viral  

Demokrasi Bagi Marhaen Adalah Sosio Demokrasi



Proklamator ID – Dalam pidato dimuka Kongres GMNI tahun 1959 dl Kaliurang Yogyakarta, Panglima Tertinggi Revolusi Indonesia Bung Karno menyampaikan bahwa demokrasi untuk kaum marhaen adalah sosio demokrasi.

Apa itu sosio demokrasi …

Apa itu marhaen…?

Berikut isi lengkap pidato tsb ….

 

 

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

PIDATO TERTULIS PYM PRESIDEN SUKARNO
PADA KONFERENSI BESAR GMNI DI KALIURANG JOGJAKARTA, 17
FEBRUARI 1959.

Terlebih dahulu saya mengucapkan selamat dengan Konferensi Besar GMNI ini.

Dengan gembira saya membaca, bahwa asas tujuan GMNI adalah Marhaenisme.

Apa sebab saya gembira?
Tidak lain dan tidak bukan, karena lebih dari 30 tahun yang lalu saya juga pernah
memimpin suatu gerakan rakyat -suatu partai politik- yang asasnya pun adalah
Marhaenisme.

Bagi saya asas Marhaenisme adalah suatu asas yang paling cocok untuk gerakan rakyat di
Indonesia.
Rumusannya adalah sebagai berikut:
Marhaenisme adalah asas, yang menghendaki susunan masyarakat dan Negara yang
didalam segala halnya menyelamatkan kaum Marhaen.

Marhaenisme adalah cara perjuangan yang revolusioner sesuai dengan watak kaum
Marhaen pada umumnya.

Marhaenisme adalah dus asas dan cara perjuangan “tegelijk”, menuju kepada hilangnya
kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme. Secara positif, maka Marhaenisme saya
namakan juga sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi; karena nasionalismenya kaum
Marhaen adalah nasionalisme yang social bewust dan karena demokrasinya kaum
Marhaen adalah demokrasi yang social bewust pula.
Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu?
Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih
tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imperialisme dan kolonialisme.
Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur:
Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh)
Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan
Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain.

Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah
setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa.
Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan
Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem
kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan
Yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun
Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur.

Pokoknya ialah, bahwa Marhaenis adalah setiap orang yang menjalankan Marhaenisme
seperti yang saya jelaskan di atas tadi. Camkan benar-benar: setiap kaum Marhaenis
berjuang untuk kepentingan kaum Marhaen dan bersama-sama kaum Marhaen!
Apa sebab pengertian tentang Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu saya kemukakan
kepada Konferensi Besar GMNI dewasa ini?

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karena saya tahu, bahwa dewasa ini ada banyak kesimpangsiuran tentang tafsir
pengertian kata-kata Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu.
Saya harapkan mudah-mudahan kata sambutan saya ini saudara camkan dengan sungguh-
sungguh, dan saudara praktikkan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam lingkungan dunia
kecil mahasiswa, tetapi juga di dunia besar daripada massa Marhaen.
Sebab tanpa massa Marhaen, maka gerakanmu akan menjadi steril!
Karena itu:
Lenyapkan sterilitiet dalam Gerakan Mahasiswa!
Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen!
Agar semangat Marhaenisme bernyala-nyala murni!
Dan agar yang tidak murni terbakar mati!
Sekian dulu, dan sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Konferensi Besar GMNI, dan
mudah-mudahan berhasillah Konferensi Besar ini.

 

17 Februari 1959

PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/
PEMIMPIN BESAR REVOLUSI
SUKARNO



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.