Hotline Redaksi: 0817-21-7070 (WA/Telegram)
Headline

Dari Pemalang untuk Indonesia: Ketika Benih Lokal Membuktikan Kualitas Terbaiknya

×

Dari Pemalang untuk Indonesia: Ketika Benih Lokal Membuktikan Kualitas Terbaiknya

Sebarkan artikel ini
Dari Pemalang untuk Indonesia: Ketika Benih Lokal Membuktikan Kualitas Terbaiknya

Dari Pemalang untuk Indonesia: Ketika Benih Lokal Membuktikan Kualitas Terbaiknya

Suara-Pembaruan.com — PEMALANG – Kementerian Pertanian RI bersama pelaku industri perbenihan dan kelompok tani berkomitmen memperkuat kemandirian benih kentang industri nasional guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kunjungan lapangan bersama di Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026).

​Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung performa kentang industri varietas Chitra, sekaligus memastikan kesiapan benih dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar industri nasional.

​Perwakilan Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Siti Sudlika, menyatakan bahwa pemerintah mendorong terciptanya kerja sama berkelanjutan antara produsen benih, petani, dan pihak industri pengolahan.

​”Kami ingin mengetahui kondisi nyata di lapangan untuk benih lokal industri ini. Harus ada simbiosis mutualisme antara produsen benih, petani, dan industri, agar kebutuhan dalam negeri bisa dipenuhi sepenuhnya dari tanah kita sendiri,” ujar Siti di lokasi perkebunan.

​Sementara itu, Direktur PT Agra Intan Makmur Sejahtera (AIMS), Benediktus Tommy, menegaskan pentingnya pengembangan benih kentang industri lokal secara masif agar mampu menggeser dominasi produk impor yang selama ini menguasai pasar nasional.

​”Benih lokal kentang industri di dalam negeri harus terus dikembangkan. Kita harus membuktikan bahwa benih lokal punya kualitas yang layak dan mampu menjadi pilihan utama industri nasional,” tegas Tommy.

​Di tingkat tapak, penerapan benih lokal varietas Chitra terbukti memberikan hasil optimal bagi para petani.

Ketua Kelompok Tani Cahya Tani, Wasto Al Wasiludin, mengungkapkan bahwa kelompoknya telah menguji coba penggunaan bibit tersebut selama dua tahun dengan produktivitas yang sangat memuaskan, meski berhadapan dengan cuaca ekstrem.

​”Kualitasnya tidak kalah bagus. Padahal cuaca belakangan ini lumayan panas dan menantang, tapi hasil panen kentangnya tetap besar-besar dan memuaskan. Kami bangga menjadi warga negara Indonesia, ternyata karya anak bangsa sendiri hasilnya malah lebih bagus,” ungkap Wasto.

​Pengembangan varietas kentang lokal bernilai strategis dalam mendukung diversifikasi pangan nasional pengganti beras.

Selain hemat devisa negara, ketersediaan pasokan kentang berkualitas tinggi secara berkelanjutan juga dinilai penting untuk menopang program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

https://www.hariankami.com/kami-indonesia/23617800708/dari-pemalang-untuk-indonesia-ketika-benih-lokal-membuktikan-kualitas-terbaiknya?page=all