Connect with us

Published

on


Suara-Pembaruan.com – Siapa sih yang tidak kenal dengan tempat wisata satu ini? Dusun Semilir Eco Park adalah salah satu tempat wisata favorit apabila sedang berlibur ke Semarang. Aksesnya bisa dilalui dari berbagai arah seperti dari pusat Kota Semarang, Jakarta, Yogyakarta atau Boyolali.

Selain itu lokasinya juga dekat dengan exit tol Bawen, jadi untuk mencapainya tentu tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di lokasinya.

Di era pandemi seperti sekarang ini, banyak orang butuh tempat liburan yang menerapkan protokol kesehatan. Sama seperti tempat lainnya, di Dusun Semilir ini memiliki protokol yang sangat ketat.

Mulai dari tempat cuci tangan, pembatasan pengunjung (dalam dua sesi) dan himbauan jaga jarak di berbagai sudutnya. Jadi tak perlu ragu lagi untuk datang ke Dusun Semilir saat pandemi seperti sekarang ini.

Sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan maka untuk anak-anak usia di bawah 1 tahun tidak diperkenankan untuk masuk dan mulai umur 1 tahun wajib menggunakan masker atau face shield.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Harga tiket masuknya yaitu sekitar 20 ribu rupiah pada hari kerja dan 25 ribu rupiah pada akhir pekan. Sedangkan untuk jam operasional bukanya dari jam 9 pagi sampai 8 malam waktu setempat. Pengunjung bisa datang saat pagi ataupun malam hari karena keduanya memiliki pemandangan yang tak kalah menariknya.

Dusun Semilir Eco Park terbagi dalam beberapa wilayah yang memiliki keunikannya tersendiri. Pertama, di bagian depan adalah pusat suvenir dengan nama Warisan Indonesia. Pengunjung bisa membeli aneka suvenir sebagai buah tangan saat pulang nanti.

Sedangkan pada lantai duanya (masih satu gedung) terdapat restoran dengan nama Gunungan Resto yang menjual menu makanan modern seperti di café atau restoran kota.

Lalu setelah masuk ke dalam akan masuk ke tempat makan yang lebih besar yaitu Sepoi-Sepoi Kuliner. Pengunjung bisa menemukan berbagai kuliner khas dan tradisional di tempat ini.

Dusun Semilir sebetulnya juga membundling tiket masuk dengan diskon untuk makan di sini, jadi bisa memanfaatkannya untuk mengisi perut sebelum mulai memasuki arena Dusun Semilir yang lain.

Melewati Sepoi-Sepoi Kuliner, pengunjung bisa melihat sebuah kendang burung besar. Apabila pengunjung memiliki tiket terusan maka bisa langsung naik ke perosotan. Sedangkan pengunjung yang hanya membeli tiket masuknya saja bisa langsung turun ke bawah melewati jalur khusus.

Sesampainya di bawah, pengunjung bisa melihat aneka satwa mulai dari domba, kelinci, burung, dan satwa unik lain. Dusun Semilir ini menjadi salah satu tempat wisata keluarga favorit karena bukan hanya menjual keindahan tempat wisatanya namun juga fasilitas yang ada di dalamnya.

Area bawah sebetulnya sangat rekomendasi untuk didatangi saat malam hari karena memiliki pemandangan yang menakjubkan dari lampu-lampu hias yang terpasang. Apalagi saat melewati area Jalan Kenangan yang berisi banyak kedai makanan dan minuman. Saat malah hari tiba, suasana berubah total seperti sedang berada di luar negeri!

Selanjutnya bisa masuk ke area tengah untuk beristirahat menikmati waktu sambil selonjoran. Di area ini biasanya akan ada konser musik atau pertunjukan yang menarik setiap akhir pekannya.

Menuju ke area selanjutnya, pengunjung akan melewati area yang bernama Alun Eropa. Di tempat ini, pengunjung bisa merasakan sensasi berada di Eropa langsung melalui bentuk-bentuk bangunannya dan suasana yang ada di dalamnya.

Ada juga sungai kecil buatan dengan wahana perahu air yang bisa dicoba. Atau bisa juga menaiki kereta kecil berkeliling di Alun Eropa ini.

Tak hanya puas berfoto di tempat wisatanya saja, pengunjung juga bisa mengajak anak-anaknya untuk wisata edukasi mengenal berbagai satwa, bangunan serta keunikan di setiap sudut Dusun Semilir Eco Park.

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Suara Wisata

Catat! 7 Event Wisata 2021 Di Jawa Tengah Yang Menarik Untuk Disaksikan

Published

on

By


Suara-Pembaruan.com – Salah satu sektor pariwisata yang terdampak oleh pandemi ialah penyelenggaraan event. Meski sedang terpuruk karena pandemi, event wisata di Jawa Tengah berusaha bangkit di tahun 2021.

Hal ini ditandai dengan peluncuran ‘Jawa Tengah Calendar of Events 2021‘ bersamaan dengan pembukaan POPDA Virtual Jateng 2021 di Hotel Patrajasa Semarang pada Rabu (7/4) kemarin.

Peluncuran kalender event Jawa Tengah ini menunjukkan semangat serta kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Jawa Tengah. Selain itu, penyelenggaraan event wisata Jawa Tengah tentunya akan berbeda dari kebiasaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment)

Tahun ini, sebanyak 7 Jawa Tengah yang diusulkan berhasil lolos ke tahap kurasi kedua untuk masuk dalam Kharisma Event Nusantara 2021 oleh Kemenparekraf RI.

Inilah 7 Event 2021 di Jawa Tengah yang menarik untuk Anda saksikan.

International Mask Festival  – Kota Surakarta (11-12 Juni 2021)

International Mask Festival (IMF) merupakan acara tahunan berskala internasional yang mengusung konsep pertunjukkan seni topeng dan pameran kerajinan topeng. Dibawah naungan SIPA Community, IMF diselenggarakan sejak tahun 2014 dan telah menjadi event tahunan Kota Surakarta. diadakan setiap tahunnya di Kota Solo, Jawa Tengah.

Festival Sindoro Sumbing – Kab. Wonosobo & Kab. Temanggung (9 Juni – 20 Juli 2021)

Festival kolaboratif antara pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, komunitas, akomodasi, dan swasta dengan mengangkat kearifan lokal dengan konsep seni pertunjukan. Para seniman yang berpartisipasi pada event ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, luar Jawa Tengah, serta mancanegara.

Festival Arak-arakan Cheng Ho – Kota Semarang (18-19 Agustus 2021)

Festival Arak – Arakan Cheng Ho sebagai bentuk peringatan kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Semarang 616 tahun lalu. Acara dimulai dengan kirab membawa patung Dewa dengan berjalan kaki dari Klenteng Tay Kak Sie di Pecinan menuju Klenteng Sam Poo Kong di Gedong Batu.  Festival Arak-arakan Cheng Ho dimeriahkan pula dengan pertunjukan kesenian yang ciamik yang menampilkan perpaduan seni Budaya Tionghoa dan Jawa.

Solo International Performing Arts (SIPA) Festival – Kota Surakarta (9-11 September 2021)

Solo International Performing Arts (SIPA) adalah pergelaran mahakarya seni pertunjukan yang diselenggarakan di Kota Surakarta. Sejak 2009, SIPA selalu melibatkan seniman lintas benua, Asia, Australia, Eropa, Afrika dan Amerika. Sajian kolosal dengan panggung spektakuler.

Dieng Culture Festival – Kabupaten Banjarnegara (10-12 September 2021)

Sebuah festival berkelas yang memadukan keindahan alam dengan keunikan budaya serta tradisi di Dataran Tinggi Dieng. Dieng Culture Festival atau Festival Dieng akan menyuguhkan pertunjukan musik Jazz di Atas Awan di tengah suhu yang dingin, ragam kesenian tradisional, dan puncaknya ialah ritual khusus cukur rambut anak gembel (gimbal).

Festival Kota Lama – Kota Semarang (15-25 September 2021)

Festival Kota Lama terselenggara sejak tahun 2012 dengan tujuan mengangkat dan melestarikan Kota Lama Semarang sebagai kawasan cagar budaya. Festival Kota Lama hadirkan ragam warna nostalgia mulai dari pertunjukan seni hingga kuliner legendaris nusantara.

Festival Payung Indonesia – Kabupaten Klaten (3-5 September 2021)

Festival tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2014 oleh Mataya Arts & Heritage. Sejak tahun 2018 telah menjalin hubungan sister-festival dengan Borsang Umbrella Festival, Chiang Mai, Thailand. Festival Payung Indonesia adalah festival rakyat yang melibatkan meliputi perajin payung tradisi, beragam komunitas kreatif, pelestari seni tradisi, seniman kontemporer, fotografer, fashion desainer, artis dan dan lain-lain. Penyelenggaraan event semakin berkesan dengan berlatar Candi Prambanan yang megah dan elegan.

 



Continue Reading

Suara Wisata

Eksotisme Air Terjun Batu Tilam, Destinasi Wisata Tersembunyi di Riau

Published

on

By


Suara-Pembaruan.com – Air Terjun Batu Tilam berada di mulut gua di punggung Bukit Barisan yang melintasi provinsi Riau. Para peminat objek wisata alam liar bisa menguji nyali sambil disuguhi hutan alam yang masih asri.

Di objek wisata ini terdapat 27 air terjun. Diantaranya air terjun 2 tingkat setinggi sekitar 110 m. Sampai saat ini baru 2 air terjun yang terkelola. Hutan di sekitar Batu Tilam sangat terawat karena dilindungi oleh Perdes yang didukung oleh Ninik Mamak di Desa Kebun Tinggi. Masyarakat juga komitmen mematuhinya.

Saat datang ke sana, pemandangan hutan yang asri dan udara sejuk langsung menyapa. Ketika Air Terjun mengalir deras membasahi dinding batu, butiran halus seperti halimun menyelimuti area itu.

Di kawasan Air Terjun Batu Tilam masih terdengar suara siamang dan bermacam-macam jenis burung yang saling bersahutan. Berbagai macam kayu hutan yang sudah langka juga masih bisa dijumpai di tempat ini, dengan ukuran diameter kayunya besar-besar sehingga perlu 2-3 pelukan orang dewasa untuk menggapainya.

Amenitas objek wisata air terjun ini sudah dilengkapi fasilitas tiga pondok peristirahatan yang cukup luas dan MCK untuk pengunjung yang datang.

Sementara, aksesibilitas menuju air terjun Batu Tilam bisa dijangkau dari Pekanbaru melalui Desa Lipat Kain. Dari sana perjalanan dapat dilanjutkan menuju ke Desa Kebun Tinggi.

Lama perjalanan sangat bergantung musim. Dari Lipat Kain, ketika musim kemarau untuk bisa mencapainya dibutuhkan waktu selama empat jam perjalanan. Namun bila kondisi hujan, perjalanan bisa memakan waktu yang lebih lama, yakni 8 jam bahkan lebih.



Continue Reading

Suara Wisata

Eksotisme Wisata Alam Posong, Keindahan Di Antara Gunung Sindoro-Sumbing

Published

on

By


Suara-Pembaruan.com – Berada di antara Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing membuat Kabupaten Temanggung memiliki bentang alam yang menakjubkan. Dengan dominasi kawasan perbukitan, dataran tinggi, dan lembah, wajar jika Temanggung memiliki pesona wisata alam yang mempesona.

Satu di antaranya adalah kawasan wisata alam Posong yang berada di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Lokasi Posong berada di kaki Gunung Sindoro, maka tak heran suhu udara di sini cukup dingin, sekitar 10-19 derajat celcius.

Posong menjadi destinasi yang tengah naik daun di Temanggung karena pesonanya yang sungguh menakjubkan. Panorama yang ditawarkan adalah puncak delapan gunung di Jawa Tengah dapat terlihat jelas dari Posong. Dengan catatan, kondisi cuacanya cerah.

Posong juga menjadi destinasi bagi wisatawan yang gemar berburu foto milky way sembari menunggu sunrise. Sebab, lokasi Posong yang berada di ketinggian di atas 1000 mdpl.

Cara Menuju Wisata Alam Posong

Untuk sampai ke wisata Alam Posong, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Sebab lokasi Posong dapat ditempuh dari berbagai kota di Jawa Tengah, seperti Semarang, Solo, atau Purwokerto.

Bila datang dari wilayah Semarang atau Solo, dapat menggunakan bus jurusan Magelang/Temanggung-Wonosobo. Pun sebaliknya, bila datang dari Purwokerto, bisa naik bus jurusan Wonosobo-Magelang/Temanggung.

Bila berangkat dari pusat Kota Temanggung menggunakan kendaraan pribadi, ikuti saja arah jalan raya menuju Wonosobo. Maka tujuanmu ada di sisi kanan, setelah Jembatan Sigandul. Sementara dari arah Wonosobo, wisata alam Posong berada di sebelah kiri setelah SPBU Kledung.

Tenang saja, di sekitar jalan raya di dekat Posong, ada beberapa petunjuk yang mengarahkan wisatawan ke tujuan. Hanya saja, pengunjung harus jeli saat melihatnya. Sebab, papan petunjuk tersebut kecil dan jalan masuk ke area Posong berada di dekat tanjakan yang menikung.

Dari jalan raya tersebut, pengunjung bisa mengarahkan kendaraan menuju Posong yang berjarak sekitar 3,5 Km. Yang patut diperhatikan, jalan menuju wisata alam Posong, masih berupa jalan batu yang ditata alias makadam. Jalanan juga didominasi jalur menanjak dan sempit.

Bila kendaraanmu tidak kuat di jalan menanjak, bisa menggunakan jasa ojek yang berada di dekat pintu masuk. Tarif untuk perjalanan naik Rp 20 ribu dan turun Rp 15 ribu. Walau jalan menuju wisata alam Posong cukup terjal, tapi wisatawan akan dimanja dengan hamparan ladang kopi dan tembakau.

Harga Tiket Masuk Wisata Alam Posong

Untuk menikmati keindahan wisata alam Posong, wisatawan hanya perlu membayar harga tiket masuk (HTM) sebesar Rp 10 ribu. Parkir motor dipatok Rp 2.000 sedangkan parkir mobil hanya Rp 4.000.

Sementara itu, bagi pengunjung yang akan masuk ke Taman Wisata Posong akan dikenai HTM Rp 20 ribu. Taman Wisata Posong menyediakan berbagai macam wahana.

Jam Buka Wisata Alam Posong

Wisata Alam Posong buka setiap hari, mulai pukul 03.30 WIB bagi wisatawan yang ingin berburu sunrise. Sementara jam kunjung terakhir dibatasi hingga pukul 16.00 WIB. Selebihnya tidak boleh.

Apa pasal? Lagi-lagi karena kondisi jalan menuju Wisata Alam Posong yang masih terjal serta minimnya lampu penerangan.

Aktivitas di Wisata Alam Posong

Wisata Alam Posong menawarkan pesona serta pengalaman wisata yang tidak terlupakan. Mulai dari pesona golden sunrise, eksotisme lembah Sindoro-Sumbing, hingga aktivitas seru lainnya yang membuat wisawatan enggan pulang.

– Pesona Golden Sunrise

Posong adalah salah satu tempat terbaik di Kabupaten Temanggung untuk menyaksikan detik-detik terbitnya matahari. Tak tanggung-tanggung, wisatawan akan dimanjakan dengan pesona golden sunrise dengan latar belakang delapan puncak gunung.

Delapan puncak gunung tersebut adalah Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Andong, Gunung Telomoyo, Gunung Lawu, dan Gunung Ungaran. Tambahan pula lautan awan yang bisa jadi bonus saat menikmati golden sunrise.

Karena atraksi alam ini biasanya dimulai pukul 05.30 WIB, maka wisatawan diharapkan sudah masuk ke area Posong mulai pukul 04.00 WIB. Sebab, perjalanan dari bawah atau pintu masuk membutuhkan waktu selama satu jam. Belum lagi jika wisatawan harus memilih spot terbaik untuk menyaksikan pesona golden sunrise.

– Eksotisme di Balik Kabut

Panorama golden sunrise yang menawan hati, bisa wisatawan nikmati saat cuaca cerah. Namun, jika memutuskan bepergian saat musim hujan, maka kabut akan lebih sering menyapa.

Tak perlu kecewa. Kabut tebal yang ‘membungkus’ wilayah lembah Gunung Sindoro-Gunung Sumbing justru membuat kawasan ini menjadi indah dan lebih eksotis. Udara pun menjadi lebih sejuk.

– Panorama Alam

Pemandangan pada siang hari juga tak kalah menakjubkan. Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing tampak gagah terlihat. Juga langit biru yang memanjakan mata serta bentang alam Temanggung yang terlihat dari ketinggian. Tambahkan suara angin yang akan membuat wisatawan terbuai dengan keindahan wisata alam Posong.

Selain sunrise, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan sunset alias matahari terbenam pada sore hari. Sinar matahari tampak seakan membelah Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

– Spot Selfie

Untuk menikmati segala keindahan dan eksotisme Posong, sudah disediakan sejumlah spot selfie. Yang menjadi favorit pengunjung adalah spot gardu pandang. Di sini, pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang Gunung Sumbing dan lembahnya. Ada papan kayu yang jika disusun akan membentuk kata Posong sebagai aksesori saat foto.

Masih ada titik foto lainnya yaitu spot dengan tulisan Posong besar dengan latar belakang Gunung Sindoro. Lalu ada spot sayap kupu-kupu jika ingin mencari spot lainnya. Sebenarnya, semua titik di Posong juga bisa menjadi spot untuk berfoto terbaik. Namun ingat, tetap berhati-hati ya karena medan jalan yang cukup terjal.

– Kebun tembakau dan kopi

Satu area yang bisa wisatawan nikmati saat di Posong adalah hamparan hijau kebun tembakau dan kopi yang sangat luas. Ya, wisata alam Posong berada di tengah kawasan ladang tembakau. Alhasil, saat berfoto, pengunjung bisa mengabadikan lanskap hijau khas tembakau sebagai latar belakang. Hamparan ladang tembakau yang ditanam bersisian dengan kopi ini, sudah bisa dinikmati sejak dari pintu masuk.

Fasilitas di Wisata Alam Posong

Fasilitas di wisata alam Posong terbilang cukup lengkap. Lahan parkir yang luas, musala, dan toilet yang representatif. Juga ada gazebo sebagai tempat untuk bercengkerama sembari menikmati makanan yang dijajakan di warung milik warga sekitar.

Tips Berwisata di Posong

Sebelum menyusun rencana berwisata ke Wisata Alam Posong, ada beberapa tips yang patut disimak.

– Pastikan kendaraan yang pengunjung kendarai kuat di tanjakan, cek kondisi rem, dan bukan jenis mobil yang ceper. Sebab, jalur menuju Posong berupa batu yang ditata dan didominasi tanjakan.

– Harus siap ‘mengalah’ saat berpapasan dengan mobil lain yang bertemu dari arah yang berlawanan.

– Jangan lupa membawa dan memakai jaket karena suhu udara di Posong cukup dingin.

– Bila datang pada musim panen raya tembakau, disarankan untuk membawa motor. Jalan menuju Posong akan ditutup sementara untuk kendaraan mobil, karena akan dipakai untuk mengangkut hasil panen tembakau.

Jika tetap menggunakan mobil, bisa menggunakan jasa ojek yang tersedia di dekat pintu masuk. Biasanya, panen raya tembakau di Posong dimulai bulan Agustus hingga Oktober setiap tahun.

– Tetap terapkan protokol kesehatan: mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.



Continue Reading

Headline

Headline5 jam ago

Skill Langka yang Paling Dicari oleh Perusahaan Ternama di 2021 | Suara-Pembaruan.com

unsplash.com Sudah serba daring, banyak orang yang kini mulai terjun ke dunia bisnis. Banyaknya kegiatan yang beralih dari sistem offline...

Headline9 jam ago

Rahasia Membuat Kue Lamington yang Gurih dan Manisnya Pas | Suara-Pembaruan.com

www.instagram.com Pernah dengar istilah Lamington, dong? Kue ini beberapa tahun lalu sempat diadopsi salah satu selebriti yang membuka usaha oleh-oleh...

Headline1 hari ago

Tips Tampil Stylish dengan Belted Cullotes yang Kekinian | Suara-Pembaruan.com

www.marieclaire.com Tampil dengan jeans setiap hari mungkin akan membuat pemakai setianya bosan. Bagaimana kalau sesekali kamu mencoba belted cullotes yang tak...

Headline1 hari ago

Cara Membuat Chicken Schnitzel dengan Salad Sebagai Menu Makan Siang Baru | Suara-Pembaruan.com

unsplash.com Bingung mau bekal makan siang apa buat besok? Coba sisihkan nasi dan tempemu sejenak. Coba panganan ala Barat bernama...

Headline2 hari ago

Cara Menarik Tampilan Fashion yang Kontroversial

Dobel demin adalah tampilan fashion yang cukup kontroversial. Pasalnya penampilan ini terkenal memecah belah secara agresif masuk dan keluar dari...

Headline3 hari ago

Tempat Berburu Kerajinan Tangan di Yogyakarta

Tak hanya dianugerahi pesona alam, Daerah Istimewa Yogyakarta atau yang akrab disebut Jogja juga menyimpan banyak potensi karya kerajinan tangan...

Headline3 hari ago

Menciptakan Cinta Abadi, Menurut Orang Yunani Kuno

Semua orang ingin menemukan jenis cinta yang bertahan lama. Faktanya, orang Yunani Kuno mengidentifikasi delapan jenis cinta yang berbeda. Dan,...

Headline3 hari ago

NU Care Gelar Khitanan dan Operasi Katarak Gratis Hasil Donasi Konsumen Alfamart

Suara-Pembaruan.com, Mustafa, seorang pemuda berusia 24 tahun menunggu bapaknya yang sedang menjalani operasi katarak di klinik Asshomadiyah Medicare Centre, Kelurahan...

Headline3 hari ago

Bagaimana Jenggot Pria Bisa Mengubah Gaya

Fakta tak terbantahkan bahwa jenggot membuat pria lebih menarik. Apalagi, banyak pria yang disurvei menjawab bahwa mereka merasa lebih tampan...

Headline4 hari ago

Terobosan Digital, Solusi Jitu UMKM Go Global

Pandemi Covid 19 ternyata juga membawa dampak positif bagi UMKM Indonesia. Bagaimana tidak, melalui sentuhan teknologi digital dan komunikasi mampu...

Trending

Copyright © 2021 Suara-Pembaruan.com | Kerjasama dan kolaborasi silahkan email: pimpinanmedia@gmail.com. Hotline 0817-21-7070