Hotline Redaksi: 0817-21-7070 (WA/Telegram)
Headline

Dirut LKBN Antara Benny Butarbutar Bedah Strategi Komunikasi Keberlanjutan di Magister Sains Sustainability Universitas Pertamina

×

Dirut LKBN Antara Benny Butarbutar Bedah Strategi Komunikasi Keberlanjutan di Magister Sains Sustainability Universitas Pertamina

Sebarkan artikel ini
Dirut LKBN Antara Benny Butarbutar Bedah Strategi Komunikasi Keberlanjutan di Magister Sains Sustainability Universitas Pertamina

Suara-Pembaruan.com — Dirut LKBN Antara Benny Butarbutar Bedah Strategi Komunikasi Keberlanjutan di Magister Sains Sustainability Universitas Pertamina

Benny Siga Butarbutar Bongkar Rahasia Komunikasi Sustainability di Era Krisis: Bukan Lagi Sekadar Publikasi

Komunikasi keberlanjutan kini tak bisa lagi dipandang sebagai sekadar aktivitas publikasi perusahaan atau pemenuhan kewajiban administratif.

Di tengah era digital yang bergerak serba cepat, komunikasi justru menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan, melibatkan pemangku kepentingan, hingga mendorong aksi nyata.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Benny Siga Butarbutar, saat menjadi dosen tamu (prominent lecturer) pada Program Magister Sains Sustainability (MSU) Batch 3 Universitas Pertamina (UPER), Sabtu, 26 September 2026.

Mengangkat tema “Designing Sustainability Communication & Stakeholder Engagement”, Benny membagikan pengalaman dan perspektifnya mengenai komunikasi korporasi, keterlibatan pemangku kepentingan, hingga strategi menghadapi krisis di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks.

Bukan Sekadar Mengabarkan

Benny mengawali perkuliahan dengan membangun komunikasi langsung bersama mahasiswa. Pertanyaan dan diskusi sejak awal membuat suasana kelas berlangsung interaktif dan hidup.

Menurut Benny, perubahan teknologi digital membuat pola komunikasi perusahaan ikut berubah. Informasi dapat bergerak secara real-time, sementara organisasi menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian, termasuk dalam konteks VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dan BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible).

Dalam situasi tersebut, perusahaan tidak cukup hanya menyampaikan informasi.

“Komunikasi hari ini bukan sekadar mengabarkan apa yang telah dilakukan, melainkan orkestrasi pemaknaan bersama (coordinated meaning-making) yang harus terukur, partisipatif, serta mampu menumbuhkan rasa kepemilikan hingga menghasilkan tindakan nyata,” ujar Benny.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam perkuliahan yang diikuti 48 mahasiswa MSU Batch 3 dari berbagai latar belakang industri dan profesi.

Stakeholder Mapping Jadi Kunci

Dalam materinya, Benny menjelaskan bahwa komunikasi keberlanjutan perlu dimulai dengan pemetaan pemangku kepentingan secara sistematis.

Tahapannya mencakup stakeholder mapping, strategi stakeholder engagement, hingga penyusunan pesan komunikasi yang memiliki kaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Benny juga memperkenalkan pentingnya penggunaan matriks influence versus interest untuk memahami posisi dan karakter masing-masing pemangku kepentingan.

Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat membedakan strategi komunikasi terhadap kelompok Key Decision Makers dan Key Opinion Formers.

Namun, satu hal yang juga ditekankan adalah kelompok rentan. Mereka, kata Benny, tidak boleh terlewat dalam desain komunikasi keberlanjutan.

Pengalaman 20 Tahun Jadi Jurnalis

Pengalaman Benny di dunia komunikasi menjadi salah satu alasan sesi tersebut berlangsung dinamis.

Sebelum memimpin LKBN Antara, Benny memiliki perjalanan panjang di bidang jurnalistik dan komunikasi korporat. Ia pernah berkarier sekitar dua dekade di Kantor Berita Antara dan kemudian menangani komunikasi di sejumlah perusahaan, termasuk Citilink Indonesia, Garuda Indonesia, dan Perum Bulog.

Pengalaman lintas dunia jurnalistik dan kehumasan tersebut kemudian menjadi bahan dalam membahas berbagai studi kasus bersama mahasiswa.

Koordinator Kelas MSU Batch 3, Fakhrur Razy, yang sehari-hari menjabat sebagai Senior Engineer Production Asset Integrity & Competency Development di PT Pertamina Hulu Mahakam, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Benny sebagai dosen tamu.

Menurut dia, kehadiran praktisi dengan pengalaman panjang di dunia media dan komunikasi korporasi memberikan perspektif aplikatif bagi mahasiswa.

Dari Ruang Kelas ke Dunia Nyata

Perkuliahan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab. Diskusi berlangsung hingga akhir sesi sebelum dilanjutkan dengan penyerahan plakat apresiasi dari Program Magister Sains Sustainability Universitas Pertamina kepada Benny Siga Butarbutar.

Bagi mahasiswa, materi mengenai komunikasi keberlanjutan tidak berhenti pada teori. Pemetaan pemangku kepentingan, penyusunan pesan, keterlibatan publik, hingga mitigasi krisis menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi organisasi ketika isu keberlanjutan semakin mendapat perhatian.

Pesan yang muncul dari perkuliahan tersebut sederhana, tetapi relevan: keberlanjutan tidak cukup hanya dikerjakan. Ia juga harus dikomunikasikan dengan tepat, melibatkan pihak yang tepat, dan diterjemahkan menjadi tindakan.

sumber: https://indonesiantalk.com/antara-ceo-benny-butarbutar-highlights-sustainability-communication-strategy-at-universitas-pertamina/