Bimbingan Teknis Pelatihan Penulisan Artikel di Media Massa Ke Pejabat Fungsional PUPR

  •  Bimbingan Teknis Penulisan Artikel Bagi Pejabat Fungsional Teknik Tata Bangunan dan Perumahan Teknik Penyehatan Lingkungan,  Direktorat Jenderal Cipta Karya Lingkungan Kementerian PUPR.

Suara-Pembaruan.com — Bimtek Penulisan Artikel Bagi Pejabat Fungsional Teknik Tata Bangunan dan Perumahan Teknik Penyehatan Lingkungan.

“Selain angka kredit untuk persyaratan kenaikan pangkat atau jenjang yang lebih tinggi, artikel ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi organisasi dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur,” ujar Ir Dian Irawati, MT Direktur Bina Teknik Pemukiman dan Perumahan.

Dian Irawati mengaku, berharap banyak dari kegiatan ini berlanjut serta berkesinambungan, agar peserta acara mendapat manfaat dengan baik dan tepat.

Harapan ini, tentunya terkait tantangan pembangunan infrastruktur khususnya di bidang pemukiman dan perumahan sekaligus merupakan salah satu bentuk aktualisasi diri.

“Kiranya paparan dan sharing ini dapat menghasilkan tambahan ilmu, bagi kita semua. Khususnya, seorang pejabat fungsional sesuai dengan kepakarannya,” masih paparan ibu Dian Irawati, lewat zoom.

Bimbingan Teknis Penulisan Artikel.

Kegiatan bimbingan teknis penulisan artikel bagi pejabat fungsional Teknik Tata Bangunan dan Perumahan (TBP) serta Teknik Penyehatan Lingkungan dengan penyelenggarakan Direktorat Bina Teknik Pemukiman dan Perumahan Direktorat Jenderal Cipta Karya Lingkungan Kementerian PUPR.

Momen itu berlangsung Senin, 30 Mei 2022 hingga Selasa, 31 Mei 2022. Berlangsung di ruang rapat GWP Turangga Bandung, jalan Turangga no 7 Regol kecamatan Lengkong.

Tampak hadir di ruang  Grha Wiksa Praniti lantai 3, Turangga Bandung memberi laporan kegiatan adalah Ir Iryanto M Eng. Kasubdit Pengeloaan Jafung Bidang PP Kasubdit Data dan Pengembangan Sistem Informasi Pemukiman memberi tantangan ke peserta bintek untuk dapat menulis artikel, untuk dimuat langsung praktek.

“Agar mampu menghasilkan artikel yang dapat dipublikasikan di media informasi publik, tulisan ilmiah  populer karena tema yang dibahas adalah masalah aktual. Disajikan dalam bahasa yang muda dicerna oleh pembaca,” ujar Iryanto Susatiyo.

Menciptakan Konpetensi Menulis Pada Pejabat Fungsional TBP dan TPL

Seperti diketahui, peserta Bintek Teknik Penulisan Artikel tak hanya offline di ruang rapat, tapi juga diikuti online zoom meeting, para jafung serta Direktur dan para kepala Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat.

Sebagai nara sumber dalam penulisan artikel ini adalah coach S.S Budi Rahardjo MM, yang merupakan Ketua Asosiasi Media Digital Indonesia, yang merupakan Pemred MATRA dan EKSEKUTIF, serta Pimpinan Umum Hariankami.com.

Peserta yang hadir demikian bersemangat.

Mengawali dengan sama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pekerjaan Umum.

Diskusi asyik dan menarik terjadi dalam tanya jawab. Bahkan, kemudian terbentuk komunitas; “Menulis Gampang Sekarang”.

Sharing experience juga dilakukan narasumber dan kembali dilakukan diskusi tanya jawab di hari esok.  Sebelum penutupan, diumumkan pemilihan 10 tulisan terbaik, yang akan dimuat di eksekutif.com.

Pengumuman oleh Tim sekretariat/subdit PJFPP Direktorat Bina Teknik PP. Scara Bintek ini ditutup oleh Kepala Subdit Pengelolaan Jabatan Fungsional Bidang Pemukiman dan Pengembangan Profesi.

Bekerjasama dengan Hariankami.com, tulisan peserta yang masuk akan diedit dan ditampilkan sebagai karya di media digital Hariankami.com.

 

 

Poinnya tentang Menulis Itu Gampang Sekarang, Oleh S.S Budi Raharjo MM.

“Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui.

Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri ”.

Setiap hari kita selalu berada dalam keadaan situasi dan kondisi yang berbeda, mungkin hal ini bisa manjadi ide untuk kita memulai membuat tulisan.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Itu kutipan dari Pramoedya Ananta Toer yang sangat Inspiratif.

Sebagai seorang penulis, Pramoedya Ananta Toer kerap mengeluarkan kata-kata bijak dalam karya-karyanya.

Ia banyak menciptakan kata-kata bijak dalam kumpulan novel dan puisinya.

Kobaran semangat pun ia ditularkan melalui tulisan-tulisannya. Apalagi Pramoedya Ananta Toer merasakan kehidupan saat merebut kemerdekaan.

Tentunya kata-kata bijak Pramoedya Ananta Toer bisa menjadi inspirasi dan membangkitkan semangat dalam menjalani kehidupan.

Namun permasalahannya adalah, bagaimana caranya kita mulai untuk membiasakan diri membuat tulisan. Menyusun kata-kata, agar enak dibaca.

 

J.K. Rowling seorang novelis mengatakan “Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui.”

“Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri ”.

Simpelnya begini:

Setiap hari kita selalu berada dalam keadaan situasi dan kondisi yang berbeda, mungkin hal ini bisa manjadi ide untuk kita memulai membuat tulisan.

Itu yang diajarkan S.S Budi Raharjo MM, coach menulis gampang sekarang.

Pria yang memulai karirnya di grup majalah Tempo, kemudian di majalah MATRA yang gaya penulisannya “berbau sastra” mengajak para pejabat para pejabat fungsional di PUPR untuk menulis gampang.

Mulai saja dahulu, anggap saja menulis itu sebuah kebaikan.

Menulis itu sebenarnya sederhana, seorang penyair bernama Kuntowijoyo bahkan mengatakan : “syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu : menulis, menulis, menulis”.

Jadi, menulislah, karena menulis adalah bekerja untuk keabadian.

***

Lebih jauh Pramoedya Ananta Toer mengatakan mengatakan, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”.

Dalam hal ini kita jangan salah faham, memang banyak orang-orang besar dalam sejarah yang tidak menulis, namun dari mana kita mengetahui itu semua?

Sudah tentu, kita mengetahui itu semua dari tulisan-tulisan yang di tuliskan oleh saksi sejarah.

Dan tulisan inilah, yang menjadi bukti sejarah yang dapat di pertanggung jawabkan.

Tentu yang dimaksud dengan bekerja untuk keabadian bukanlah pada fisik manusianya, namun dengan menuliskan ilmu yang dimiliki.

Maka, ilmu itu akan dapat di baca dan dipelajari oleh setiap orang dan ilmu itu akan terus hidup serta memberi manfaat kepada banyak orang.

Dan, ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu dari amal yang tidak akan terputus meski seseorang telah tiada, pahalanya akan terus mengalir hingga sampai ke alam keabadian.

***

“Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai.”

***

“Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri, dan maju karena pengalamannya sendiri.”

***

“Betapa sederhana hidup ini, sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya.”

***

“Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini?”

***

 

“Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah.”

Artinya menulis supaya karya-karyanya bisa berkontribusi dalam membuat bangsanya menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan.

Catatan ini, sebagian besar kutipan pernyataan Pram.

Hanya sebagai pengantar di acara Bimbingan Teknis  Penulisan artikel bagi pejabat fungsional TBP (teknik tata Bangunan) dan TPL (teknik penyehatan lingkungan).

Acara yang berlangsung Senin (30 Mei 2022) sampai Selasa (31 Mei 2022) yang dimulai sejak jam 09 pagi. Berlangsung di GWP Turangga Bandung.

Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas menulis, para Jafung.

Sehingga dapat dipublikasikan dalam berbagai media, baik itu bersifat cetak, maupun digital seperti majalah, koran serta website juga buku.

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, secara interaktif membawa banyak manfaat serta output.

Tak hanya etika, tapi JF memahami artikel yang layak dipublikasikan, dengan sudut pandang fenomena yang ada.

Para pemangku JF mampu mengetahui batasan-batasan tulisan yang efektif, dalam menuangkan ide kreatifitas maupun pengembangan profesi dalam karirnya.

Tulisan yang berupa karya juga kemudian dimuat di buletin, serta media massa.

Bintek ini kemudian berlanjut dalam konteks menulis kreatif, menulis features hingga kemudian tercipta komunitas yang suka baca, menggali pengalaman dalam sebuah forum diskusi.

Jadi, menulis itu gampang sekarang.

Ya, ayo mulai menulis, mulailah dari kata perkata. Tak harus berpikir menjadi seorang sastrawan, mulai saja dahulu.

J.K. Rowling seorang novelis mengatakan “Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui.

Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri ”.

Setiap hari kita selalu berada dalam keadaan situasi dan kondisi yang berbeda, mungkin hal ini bisa manjadi ide untuk kita memulai membuat tulisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.