Viral  

Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Aksi, Begini Respon GMNI Surabaya



Proklamator ID – Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Surabaya, menggelar aksi demonstrasi pada Rabu (13/4/2022) di Surabaya. Melalui sejumlah hasil konsolidasi, Cipayung plus Surabaya yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI),Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) turut mewarnai dalam penyampaian aksi tersebut di sejumlah titik lokasi yakni depan Balai Kota Surabaya dan Depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim).

Kendati demikian, meskipun proses berjalannya aksi demonstrasi lancar dan tertib. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Surabaya, Ravi Hafids Maheswara turut menyayangkan sikap dari pemerintah yang tak kunjung usai permasalahan yang menjerat masyarakat Indonesia, terkhusus di Surabaya.

” Ada beberapa kali pertemuan konsolidasi baik di selenggarakan secara bersama – sama ataupun di diskusikan secara matang di masing – masing Internal OKP ” Ujar Ravi Hafids Maheswara.

Dalam hal ini, ia menambahkan dalam keterangannya di awak media, bahwa Dalam pertemuan – pertemuan Cipayung Plus Surabaya ini, ada beberapa pokok bahasan yang di rasa sangat berdampak secara langsung kepada masyarakat.

“Sekalipun kita terdiri dari beberapa gabungan Organisasi akan tetapi kami bersepakat untuk membawa 1 visi yaitu membawa nama Cipayung Plus Surabaya.” ungkapnya.

Dalam hal tersebut, Cipaung Plus Surabaya berharap agar pemerintah dan stakeholdernya membawa kebijakan yang dapat memberikan keberpihakan terhadap rakyat, yakni soal pemulihan ekonomi pada situasi pandemi covid-19, dan menuntut agar oligarki dapat dihancurkan, karena hanya memberikan efek domino pemelaratan terhadap Rakyat Indonesia.

Sehingga demikian, adapun isu yang diangkat yakni:

1. Menolak Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kembalikan harga minyak yang pro Rakyat serta menjamin ketersediaan BBM ;

Advertisement. Scroll to continue reading.

2. Meminta Kepolisian Republik Indonesia Resor Kota Besar Surabaya untuk segera mengusut dan menangkap Mafia Minyak Goreng serta meminta agar pemerintah Kota Surabaya untuk segera melakukan Operasi Pasar bersama Cipayung Plus Surabaya ;

3. Menolak secara tegas kenaikan Pajak Pertambahan Nilai ( PPn) 11% karena pemerintah tidak ada jaminan perihal pemulihan Ekonomi.

” Dengan beberapa tuntutan tersebut, kami berharap Pemerintah khusus nya FORKOPIMDA Surabaya, harus saling bergotong royong menentukan langkah strategis apa yang dapat di lakukan”. pungkasnya.

Selain organisasi yang disebutkan diatas, turut pula hadir yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.