Awal Pekan Jelang Puasa, Penumpang KRL Naik Tujuh Persen

  • Whatsapp
Awal Pekan Jelang Puasa, Penumpang KRL Naik Tujuh Persen



Jakarta, Bumntrack.co.id – Sebagai upaya memaksimalkan upaya penegakan protokol kesehatan diantara pengguna KRL, KAI Commuter membatasi jumlah pengguna yang dapat naik di dalam satu kereta. Pembatasan ini mengikuti aturan dari pemerintah yaitu 74 orang tiap kereta. Untuk menjaga agar jumlah pengguna tidak melewati batasan tersebut, stasiun yang berpotensi ramai dilakukan penyekatan pengguna terutama pada jam-jam sibuk pagi hari.

Bacaan Lainnya

“Di awal pekan jelang bulan puasa, Senin (12/4) hingga pukul 08.00 WIB tercatat pengguna KRL di seluruh stasiun sebanyak 125.685 orang atau bertambah sekitar tujuh persen dibanding Senin (5/4) pekan lalu di waktu yang sama yaitu mencapai 116.605 orang,” kata VP Corsec KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Senin (12/4).

Stasiun yang mencatat kenaikan jumlah pengguna antara lain Stasiun Bogor (10.214 pengguna, naik 23 persen dibanding pekan lalu di waktu yang sama), Stasiun Bekasi (7.338 pengguna, naik 31 persen), Stasiun Cilebut (6.745 pengguna, naik 14 persen). Sementara itu stasiun yang mencatat penurunan jumlah pengguna antara lain Stasiun Parungpanjang (5.262 pengguna, turun 2%).

“Agar terhindar dari antrean, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi KRL Access yang menyediakan fitur info kepadatan stasiun, posisi terkini KRL, jadwal KRL serta informasi terkini dari media sosial KAI Commuter. Para pengguna dapat mengakses aplikasi ini untuk merencanakan perjalanannya sebelum berangkat ke stasiun. Jangan lupa memakai masker dan mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *