Dukung Holding BUMN Klaster Pangan, PPI-BGR Logistics Merger

  • Whatsapp
Dukung Holding BUMN Klaster Pangan, PPI-BGR Logistics Merger


SuaraPemerintah.id – PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI berencana melakukan merger dengan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics dalam rangka mendukung holding BUMN klaster pangan.

Adanya merger ini membuat BGR Logistics kedepannya akan bergabung ke dalam PT PPI yang nantinya akan menjadi survival entity.

“BGR Logistics akan bergabung ke dalam PT PPI. PT PPI yang bergerak dari sisi hilir di aspek perdagangan atau trading-nya dan BGR dari sisi logistiknya. Kedua perusahaan ini akan bersatu dan bekerjasama, sehingga kami akan mendukung sepenuhnya holding BUMN klaster pangan,” ujar Direktur Utama PT PPI, Nina Sulistyowati, dalam konferensi pers virtual pembentukan Holding BUMN Pangan di Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Nina menjelaskan bahwa tindakan merger PPI dan BGR Logistic tersebut untuk mendukung holding BUMN pangan mulai dari pergerakan di sub klaster pangannya baik itu di area pertanian, perikanan, garam, maupun juga daging.

“Kami akan hadir di setiap mata rantai bisnis tersebut, termasuk juga nanti pemasaran daripada produk-produk klaster pangan baik itu untuk dijual ke pasar lokal kemudian juga antar pulau, dan sampai ke pasar ekspor,” kata Dirut PT PPI tersebut.

Sebelumnya diketahui PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sebagai calon induk holding BUMN klaster pangan berharap Peraturan Pemerintah (PP) holding BUMN pangan bisa terbit pada kuartal III tahun ini.

Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan, proses setelah nanti pemerseroan sudah selesai kemudian ke depan akan ada merger beberapa perusahaan-perusahaan klaster pangan seperti salah satunya yakni PT PPI dan BGR Logistics.

“Setelah proses merger yang dilakukan, baru akan segera dilakukan proses pembentukan holding BUMN klaster pangan,” kata Arief.

Terdapat delapan perusahaan plat merah yang akan bergabung dan melebur ke dalam klaster pangan dalam rangka persiapan sebagai holding. Delapan BUMN tersebut adalah Sang Hyang Seri, Pertani, PT Perikanan Nusantara, Perum Perikanan Indonesia, Berdikari, PT Garam, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan BGR Logistics.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *